A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Sidang Pembunuhan Mahasiswi Akbid Kembali Ricuh - Banjarmasin Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 28 Agustus 2014
Banjarmasin Post

Sidang Pembunuhan Mahasiswi Akbid Kembali Ricuh

Senin, 20 Februari 2012 12:56 WITA
Sidang Pembunuhan Mahasiswi Akbid Kembali Ricuh
budi arif
Sidang kasus pembunuhan mahasiswi Akbid Sari Mulia, Maria Yustina Avilla dengan terdakwa Adam, kembali digelar di Pengadilan Negeri Banjarmasin, Senin (20/2/2012) pagi.
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sidang kasus pembunuhan mahasiswi Akbid Sari Mulia, Maria Yustina Avilla dengan terdakwa Adam yang digelar di Pengadilan Negeri Banjarmasin, Senin (20/2/2012) pagi, kembali berakhir ricuh.

Kericuhan terjadi beberapa saat setelah majelis hakim mengetuk palu tanda ditutupnya sidang.

Keluarga korban berupaya menyerang Adam yang dikawal meninggalkan ruang sidang. Bahkan satu pukulan dari keluarga korban kembali mendarat di kepala Adam yang mengenakan helm.

Polisi pun harus kerja keras mengamankan Adam dari serangan keluarga korban. Setelah dapat diamankan, Adam langsung dilarikan ke Lapas Teluk Dalam menggunakan mobil tahanan.

Sementara itu, Adam dituntut jaksa dengan hukuman 20 tahun penjara.

Jaksa meminta kepada majelis hakim menjatuhi hukuman penjara selama 20 tahun karena terdakwa dianggap terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan dan pencurian, melanggar pasal 338 dan 362 KUHP.

Sebelum mengajukan tuntutannya, jaksa terlebih dulu menyampaikan hal-hal yang memberatkan terdakwa.

Hal yang memberatkan tersebut, yakni terdakwa kenal baik dengan korban  namun tega membunuh, terdakwa mencekik sekuatnya hingga korban meninggal, tidak ada perdamaian dengan keluarga korban dan akibat perbuatan terdakwa orangtua korban kehilangan anak satu-satunya.

(budi arif rh/www.banjarmasinpost.co.id)
Penulis: Dheny
Editor: Didik
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
3853 articles 13 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas