Jumat, 19 Desember 2014
Banjarmasin Post

Sidang Pembunuhan Mahasiswi Akbid Kembali Ricuh

Senin, 20 Februari 2012 12:56 WITA

Sidang Pembunuhan Mahasiswi Akbid Kembali Ricuh
budi arif
Sidang kasus pembunuhan mahasiswi Akbid Sari Mulia, Maria Yustina Avilla dengan terdakwa Adam, kembali digelar di Pengadilan Negeri Banjarmasin, Senin (20/2/2012) pagi.
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sidang kasus pembunuhan mahasiswi Akbid Sari Mulia, Maria Yustina Avilla dengan terdakwa Adam yang digelar di Pengadilan Negeri Banjarmasin, Senin (20/2/2012) pagi, kembali berakhir ricuh.

Kericuhan terjadi beberapa saat setelah majelis hakim mengetuk palu tanda ditutupnya sidang.

Keluarga korban berupaya menyerang Adam yang dikawal meninggalkan ruang sidang. Bahkan satu pukulan dari keluarga korban kembali mendarat di kepala Adam yang mengenakan helm.

Polisi pun harus kerja keras mengamankan Adam dari serangan keluarga korban. Setelah dapat diamankan, Adam langsung dilarikan ke Lapas Teluk Dalam menggunakan mobil tahanan.

Sementara itu, Adam dituntut jaksa dengan hukuman 20 tahun penjara.

Jaksa meminta kepada majelis hakim menjatuhi hukuman penjara selama 20 tahun karena terdakwa dianggap terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan dan pencurian, melanggar pasal 338 dan 362 KUHP.

Sebelum mengajukan tuntutannya, jaksa terlebih dulu menyampaikan hal-hal yang memberatkan terdakwa.

Hal yang memberatkan tersebut, yakni terdakwa kenal baik dengan korban  namun tega membunuh, terdakwa mencekik sekuatnya hingga korban meninggal, tidak ada perdamaian dengan keluarga korban dan akibat perbuatan terdakwa orangtua korban kehilangan anak satu-satunya.

(budi arif rh/www.banjarmasinpost.co.id)
Penulis: Dheny
Editor: Didik Trio

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas