Denny Ogah Tanggapi Ancaman Ribuan Sipir

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Denny Indrayana memilih sabar. Dia tidak ingin tergesa-gesa mengomentari ancaman ribuan pegawai Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas).
Padahal ribuan pegawai Ditjen Pas dikabarkan akan melaporkan dirinya ke polisi terkait dugaan aksi penamparan kepada petugas lapas Pekan Baru, Riau pada Senin (2/3/2012) lalu.
"Saya tidak komentari dulu ya. Saya pahami dinamikanya," kata Denny saat dikonfirmasi wartawan di kantornya, Jakarta, Rabu (4/4/2012).
Seperti diketahui, Denny Indrayana dituduh menampar sipir penjara saat menggerebek transaksi narkoba di penjara Pekan Baru pada Senin dini hari kemarin. Akibatnya, 31 ribu pegawai Lapas mengancam akan melaporkan aksi main hakim Denny ke polisi.
Soal insiden "penamparan" Denny sendiri kemarin sudah membantah tudingan tersebut. Dia mengaku tidak punya tampang tukang pukul. Namun, terkait ancaman tersebut, Denny berharap masyarakat bisa lebih memahami berita-berita yang sedang berkembang. Dia menegaskan bahwa yang dilakukannya selama ini adalah membersihkan penjara dari narkoba.
"Dan mudah-mudahan kalau informasi yg diterima lebih lengkap, bisa membangun permasyarakatan," harapnya. (Edwin Firdaus)


