Warga Palangkaraya Tak Minati Kondom

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana (BKKBN) Kalimantan Tengah, Beni Benu, mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk menyosialisasikan alat kontrasepsi terutama kondom kepada masyarakat Kalimantan Tengah, karena selama ini penggunaan kondom kurang diminati warga sehingga perlu adanya sosialisasi tentang penggunaan kondom tersebut.
"Kami sudah berupaya maksimal dalam melakukan sosialisasi terkait penggunaan alat kontrasepsi ini, ketika kami meletakan ATM kondom di Kompleks Lokalisasi Pal 12 Palangkaraya ditolak, karana dinilai sebagai upaya lagalisasi prostitusi dan bisa membahayakan bagi kalangan remaja, sehingga saat ini kondom ditempatkan di lembaga pelayanan publik menggunakan toples dan dibagikan secara gratis," katanya, Jumat (6/4).
Dikatakan Beni, selama ini pasangan suami istri atau lelaki yang sering 'jajan' di tempat prostitusi jarang yang mau menggunakan kondom, karena alasan tidak enak."Itu pendapat yang salah, karena tidak ada bedanya, menggunakan alat kontrasepi itu atau tidak soal kenikmatannya, selama ini kondom sangat membantu untuk menghindari penyebaran penyakit kelamin," katanya.

