Perlihatkan Payudara Pacar, Hacker Anonymous Diciduk FBI

Sabtu, 14 April 2012 | 16:35 Wita A- A A+ Dibaca: 1102 kali
ochoa_kyle09.jpg
Higinio O. Ochoa III (kiri) dan Kylie Gardner (kanan).- tribunnews.com

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMERIKA- Gara-gara sang pacar memposting foto yang memperlihatkan belahan payudaranya di Twitter, hacker Anonymous berhasil dilacak jejaknya oleh FBI. Hacker bernama Higinio O. Ochoa III dituduh melakukan aksi melawan hukum dengan membobol jaringan sejumlah situs pemerintah Amerika Serikat (AS).

Seperti diberitakan Daily Mail, Sabtu (14/4/2012), polisi berhasil melacak keberadaan sang hacker melalui foto yang lokasi pengambilannya dilakukan di Australia. Hacker berusia 30 tahun ini adalah seorang programmer komputer yang tinggal di Galveston, Texas, Amerika Serikat (AS).

Foto ini memperlihatkan seorang perempuan dari leher ke bawah dan sebuah tulisan,"'PwNd by w0rmer & CabinCr3w <3 u B****'s!'. FBI kemudian berhasil mendapatkan identitas Ochoa yang menyebut dirinya w0rmer  online dan merupakan anggota CabinCr3w, sebuah kelompok kecil dari Anonymous.

Februari lalu, Ochoa, melalui akun Twitter @AnonW0rmer memasukkan link sebuah situs di mana data-data dari situs pemerintah AS dipublikasikan. Pada bagian bawah situs itu terdapat perempuan memakai sebuah tanda. Data itu menunjukkan foto itu diambil menggunakan iPhone.

Hasil GPS menunjukan jika foto-foto itu diambil melalui ponsel di sebuah rumah di Wantirna South, Melbourne, dan sang pacar bernama Kylie Gardner. Setelah polisi memantau dalam jangka waktu lama, aparat kemudian menyerbu rumah Ochoa pada 20 Maret silam dan kemudian menangkapnya. Ochoa muncul di depan sidang pada 10 April lalu. Foto-foto tersebut ada di sini.

Barito VS Perssin Sinjai
Dua Tendangan Nengge Gagal Jadi Gol

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hingga memasuki menit ke 20 skor sementara Barito versus Perssin Sinjai, Sulawesi Selatan pada Divisi Utama Liga Indonesia dilaksanakan di Stadion 17 Mei Banjarmasin dipimpin wasit Fahri Albaar dari Ternate masih imbang 0-0.

Barito Putera mendapat peluang gol melalui Nnengue Bienvenu pada menit delapan dan 15. Nnengue Bienvenue yang menerima umpan bola Sackie Doe dan Ana Supriatna. berada di depan mistar gawang gagal menciptakan gol.

HUT Ke-60 Kopassus
Kopassus Gelar Lomba Menembak Antar-Wartawan


BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Merayakan Hari Ulang Tahun ke 60, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menggelar lomba tembak antar-wartawan, yang berlangsung di lapangan tembak Rama-Shinta di Kompleks Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu (14/04/2012).

Dalam lomba tersebut, pihak Kopassus melibatkan sekitar 97 wartawan dari berbagai macam media nasional, yang langsung dibimbing oleh anggota Densat 81, tim penanggulangan antiteror.

Untuk senjata yang digunakan oleh para wartawan untuk lomba latihan menembak ini dengan senjata tipe MP5 kelas submachinegun, produksi Heckler and Koch, Jerman. Masing-masing peserta, diberi lima peluru, untuk menembak sasaran kertas, dan dua lempengan besi.

Senjata tersebut, adalah senjata yang umum digunakan oleh pasukan antiteror di seluruh dunia, karena keunggulannya dalam pertarungan jarak dekat.

Dua peserta dengan nilai tertinggi, akan kembali diadu dengan konsep kompetisi yang berbeda, yakni menembak lima lempengan besi dengan senjata MP5, dan dengan pistol Sig Sauer, yang juga buatan jerman. Kali ini, dua peserta itu bersaing dengan wakil Danjen Kopassus, Brigjend Doni Monardo, yang akhirnya muncul sebagai pemenang.

Kepala Penerangan Kopassus Letkol Infantri Taufiq Shobri menjelaskan, bahwa pelibatan insan media dalam memeriahkan HUT Kopassus ke 60 tahun ini dengan mengikutsertakan lomba menembak adalah untuk mengakrabkan kembali antara istitusi Kopassus dengan masyarakat melalui media sebagai wadah silahturahmi.

"Jadi kita sekarang ini untuk lebih mengakrabkan kembali, jadi kan hubungan yang dekat menjadi lebih baik kedepannya," katanya.

Aksi Brutal Geng Motor
Di Negara Tetangga, Balapan Liar Ditindak Tegas

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kebrutalan geng motor dan penonton balap liar ditindak tegas oleh polisi. Tetapi tindakan tegas ini bukan di Indonesia, melainkan di Malaysia dan Singapura. Dalam beberapa kali kunjungan Kompas di Kuala Lumpur dan Singapura, menjumpai polisi membubarkan balapan liar dan menangkap peserta berikut penontonnya. "Penonton juga ditangkap. Karena mereka memberi dukungan bagi perbuatan melanggar hukum ini. Polisi di sini tidak main-main," ujar Arul alias Bro, pemandu wisata.


Ketika itu, Arul mengantar Kompas dan rombongan wartawan Indonesia melintas di kawasan Dataran Merdeka, pusat balapan liar di Kuala Lumpur. Sejumlah pembalap terlihat mulai beraksi dan banyak penonton berkerumun di sana. Tidak lama kemudian patroli polisi menyerbu tempat tersebut.

Situasi serupa terlihat di Singapura. Azis, seorang konsultan keamanan menunjukan lokasi "hitam" tempat preman dan pembalap liar berkumpul di sekitar Tanjong Pagar.

"Kalau kedapatan balap liar dan tertangkap pasti dihukum tiada ampun. Kalau polisi disuap dia kena hukuman lebih berat," kata Azis.

Geger Mayat Perempuan Ditutupi Jerami


TRIBUNKALTENG.COM, KENDAL  - Sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan oleh warga di persawahan Bugangin, Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (14/04) pagi. Saat ditemukan mayat dalam keadaan terbenam di dalam lumpur dan ditutupi jerami. Diduga korban sebelumnya dibunuh dan mayatnya dibuang di persawahan, kemudian ditutupi jerami dan dibakar.

Mayat wanita ini kali pertama ditemukan warga, yang hendak pergi ke sawah. Warga itu melihat bagian tubuh manusia dari tumpukan jerami, kemudian melaporkan ke polisi. Saat petugas datang dan membuka tumpukan jerami, mayat wanita yang diperkirakan berusia 26 tahun dengan mengenakan jaket dan celana panjang ini sudah mulai membusuk.

Menurut salah satu warga Bugangin, Iwan Romdhon, dirinya tidak mengenal mayat yang diduga bukan warga sekitar itu. "Kami tidak mengenal mayat itu. Kemungkinan bukan orang sini (sekitar kejadian-red)," kata Iwan Romdhon.

Korban saat ditemukan, mengenakan celana panjang hitam, jaket dan jam tangan. Di sekitar lokasi penemuan, polisi menemukan helm berwarna biru dengan motif bunga. Korban berperawakan gemuk, dengan rambut sebahu dan tinggi sekitar 160 centimeter. Guna penyidikan lebih lanjut, mayat wanita tanpa identitas dibawa ke RS Soewondo Kendal untuk diotopsi.

  • Editor: Edibpost
  • Sumber: Tribunnews
  • Jalan Sehat Bersama Tribun

    Polling