Pemilihan Gubernur DKI
Kelakuan Foke Dinilai Konyol

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Insiden pengacungan jari tengah Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo atau Foke, berbuntut panjang. Posenya itu terlanjur ditafsirkan publik sebagai bentuk kemarahan dan simbol kata "f**k" kepada pihak lain.
Dengan jabatan Gubernur DKI Jakarta dan calon incumbent pada Pemilukada 2012 saat ini, maka pengacungan jari tengah tersebut ada kelakuan Foke yang konyol.
"Tentu merupakan ekspresi kekonyolan seorang Foke," kata pengamat politik, Gun Gun Heryanto, Selasa (17/4/2012).
Menurut Gun, terlalu naif jika Foke mengaku tak mengetahui arti simbol komunikasi nonverbal dengan pengacungan jari tengah tersebut. Sebab, simbol tersebut sudah lazim digunakan di film atau di televisi. Apalagi, Foke merupakan lulusan sarjana Arsitektur dan kedoktorannya di Jerman.
Dalam pengamatan politiknya, Gun menilai Foke salah strategi kampanye dirinya sebagai cagub incumbent.
"Jadi, aneh dan sangat blunder jika Foke menggunakan simbol itu di area publik. Konteks acara di acara 'Pasar Bebas Mobil Motor Second' itu kan dihadiri banyak media massa. Oleh karenanya, sangat konyol melakukan teknik-teknik 'gimmick' publisitas melalui cara-cara tersebut. Buktinya setelah foto tersebut dipertukarkan publik via sosial media. Cercaan pun datang untuk Foke," ujarnya.


