Liga Champions
Drogba Tak Ingin Ulangi Memori 2008

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Keinginan penyerang Chelsea, Didier Drogba, untuk memenangkan gelar Liga
Champions musim ini sangat besar. Bahkan, pemain asal Pantai Gading
tersebut berjanji akan mengontrol emosinya agar memori final 2008 saat
melawan Manchester United tidak terulang.
Dalam final Liga
Champions 2008 yang diselenggarakan di Moskwa tersebut, Drogba mendapat
kartu merah setelah menampar bek MU, Nemanja Vidic. Chelsea pun harus
pulang dengan tangan hampa karena mampu dikalahkan "Setan Merah" lewat
adu penalti.
"Aku rasa setiap orang pantas mendapat kesempatan
kedua. Aku tidak tahu apakah sekarang giliranku. Namun, aku rasa, aku
sudah membayar apa yang aku lakukan, yang berakibat bahwa tim tak
berhasil memenangkan final, dan banyak kritikan setelah itu," ujar Drogba.
"Inilah sepak bola, dan aku mengerti akan hal itu, yang sudah membuatku lebih dewasa," katanya lagi.
Drogba
juga mengomentari absennya sejumlah pemain belakang Chelsea. Selain
John Terry yang terkena kartu merah saat laga semifinal, Chelsea juga
harus kehilangan Branislav Ivanovic, Ramires, dan Raul Meireles.
"Mereka
adalah pemain besar, maka sayang jika tidak bermain. Aku merasa
menyesal untuk John (Terry). Dia adalah kapten tim, dan kami pasti akan
merindukannya, begitupun dengan pemain lainnya," kata Drogba.
"Namun, kami akan datang dan bermain sebagai tim. Kami harus bermain bersama-sama untuk meraih gelar," tutupnya.


