Stoner Raih Mimpi Naiki Podium GP Spanyol

BANJARMASINPOST.CO.ID, JEREZ - Pebalap Repsol Honda, Casey Stoner, mewujudkan ambisinya untuk naik podium utama GP Spanyol. Start dari urutan kelima, pebalap Australia ini mampu memenangkan pertarungan dengan duo Spanyol, yaitu rivalnya dari Yamaha, Jorge Lorenzo, serta rekan setimnya, Dani Pedrosa, sekaligus mengakhiri paceklik kemenangan di Sirkuit Jerez.
Ini adalah kemenangan pertama Stoner di Jerez sepanjang kariernya. Sedangkan bagi Lorenzo, ambisi untuk merebut dua kemenangan berturut-turut di seri pembuka MotoGP harus pupus, dan dia juga gagal mencetak hat-trick di depan publik sendiri setelah dua musim sebelumnya selalu jadi pemenang.
Dengan
hasil seri kedua ini, Lorenzo tetap memimpin klasemen sementara dengan
total 45 poin, disusul Stoner dengan 41. Sedangkan Pedrosa, yang start
dari posisi kedua, harus puas finis di urutan ketiga, dan saat ini
menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan raihan 36 poin.
Jalannya balapan
Pedrosa
melakukan start yang sempurna, sehingga dia langsung berada di depan.
Lorenzo berada di urutan kedua, disusul Crutchlow. Menjelang akhir lap
pertama, Dovizioso menyodok ke urutan kedua, tetapi langsung dibalas
oleh Lorenzo. Traffic di awal lomba ini membuat para pebalap sangat
berhati-hati, sehingga tidak terjadi kecelakaan.
Memasuki lap
kedua, Stoner, yang membuat fastest lap, menyalip Lorenzo sehingga dia
mengancam posisi Pedrosa. Benar saja, pebalap Australia ini berhasil
melewati rekan setimnya tersebut untuk memimpin jalannya lomba.
Sedangkan Pedrosa malah melorot ke urutan keempat, di belakang Lorenzo
dan Hayden. Duo Yamaha Tech 3, Crutchlow dan Dovizioso, juga ikut
meramaikan persaingan di barisan depan, karena mereka membuntuti
Pedrosa.
Di lap ketiga, jarak antarpebalap mulai renggang.
Stoner, Lorenzo, Hayden, Pedrosa, Dovizioso, dan Cruthclow, bersaing di
kelompok depan. Satu lap berselang, Stoner kian jauh dan membuat gap
0,547 detik dengan Lorenzo. Di posisi ketiga, Hayden mendapat ancaman
dari Dovizioso, yang berhasil melewati Pedrosa.
Memaski lap
keenam, Stoner dan Lorenzo semakin jauh di depan. Pertarungan ketat
justru terjadi dalam perebutan posisi ketiga karena Hayden, Dovizioso,
Pedrosa, dan Crutchlow, saling mengintai, lantaran jarak mereka yang
begitu dekat. Tak lama berselang, Pedrosa menyodok ke urutan ketiga
setelah melewati Dovizioso dan Hayden.
Tampaknya, performa Ducati
GP12 mulai kendor sehingga pada lap ketujuh, Hayden yang start dari
urutan ketiga, sudah melorot ke urutan enam. Bukan cuma Pedrosa yang
melewatinya, juara dunia 2006 ini pun disalip Dovizioso dan Crutchlow.
Bahkan dia mulai mendapat ancaman dari dua tim satelit Honda, Stefan
Bradl (LCR), dan Alvaro Bautista (Gresini).
Bagaimana dengan
Rossi? Juara dunia tujuh kali kelas premier ini hanya mampu bersaing di
barisan belakang dan bertarung melawan tim-tim satelit Ducati. Hingga
lap kedelapan "The Doctor" ada di urutan ke-10, bersaing dengan Hector
Barbera (Pramac), dan Karel Abraham (Cardion AB).
Sedangkan di
posisi terdepan, Stoner terus mengontrol jalannya lomba dengan
keunggulan 0,674 detik atas Lorenzo. Dua pebalap yang bersaing ketat ini
jauh meninggalkan Pedrosa dengan pautan waktu 3,580 detik. Sedangkan
Crutchlow di urutan keempat dan terus mengintai posisi Pedrosa.
Memasuki
lap ke-12, Stoner kian menjauh dengan keunggulan 0,803 detik dari
Lorenzo, demikian juga dengan Pedrosa di urutan ketiga, yang tertinggal
4,874 detik. Crutchlow terus menempel Pedrosa, dan Dovizioso di posisi
kelima. Sementara itu Hayden semakin jauh di belakang karena melorot ke
urutan kedelapan setelah disalip Bautista dan Bradl. Dengan demikian,
duo Ducati, Hayden dan Rossi, berada di urutan 8-9, disusul Barbera dan
rekan setim Lorenzo, Ben Spies.
Hingga lap ke-15, komposisi
pebalap di lintasan tak berubah. Stoner, Lorenzo, Pedrosa, Crutchlow,
Dovizioso, Bautista, Bradl, Hayden, Rossi, Barbera, Spies, Abraham dan
Randy de Puniet (Power Electronic Aspar), berturut-turut menempati
posisi 1 hingga 13.
Saat balapan tersisa sembilan lap, Lorenzo
mulai memberikan tekanan kepada Stoner. Pelan tapi pasti, juara dunia
2010 ini terus memangkas gap dan hanya tertinggal 0,374 detik.
Pertarungan menjadi seru dan ketat untuk memperebutkan podium utama.
Sedangkan di barisan kedua, hanya Pedrosa dan Crutchlow yang terus
bertarung perebutkan posisi ketiga, karena Dovizioso yang menempati
posisi kelima sudah terlalu jauh di belakang, tertinggal 10,560 detik.
Namun,
Stoner berhasil mengatasi tekanan. Meskipun terus dibuntuti Lorenzo,
juara dunia 2007 dan 2011 ini berhasil menyelesaikan lomba selama 27 lap
ini dengan sempurna, sehingga keluar sebagai pemenang dan mengakhiri
impian untuk naik podium utama di Jerez. Pedrosa finis di urutan ketiga,
disusul Crutchlow, Dovizioso, Bautista, Bradl, Hayden, Rossi, dan
Berbera. Sedangkan Spies terpuruk di urutan ke-11.
Usai GP Spanyol ini, para pebalap langsung mempersiapkan diri menghadapi seri ketiga. Pekan depan, Minggu (6/5/12), mereka akan bertarung di Sirkuit Estoril, Portugal.


