Minggu, 23 November 2014
Banjarmasin Post

Blue Eyes Ingin Hakim Sita Kekayaan Syahrini

Jumat, 4 Mei 2012 23:09 WITA

Blue Eyes Ingin Hakim Sita Kekayaan Syahrini
Tribun Jakarta/JEPRIMA
Syahrini
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Artis cantik Syahrini terkena masalah. Pihak Blue Eyes Cafe, yang mengaku rugi besar akibat Syahrini membatalkan konsernya meminta agar Ketua Pengadilan Negeri Bogor Budi Santoso, berkenan menyita kekayaan milik Syahrini dan Aisyah Zaelani (Aisyahrini) sebagai jaminan.

Sebab, Syahrini diharapkan mengganti kerugian yang dialami Blue Eyes sebesar Rp 2.212.321.800.

Harta kekayaan yang disita itu adalah berupa tanah dan bangunan berlantai dua yang terletak di Jalan Bitung I/12, Haur Jaya, Kebon Pedes, Tanah Sereal, Bogor.

"Kita mengajukan upaya penyitaan lebih dulu, baik sebelum ada keputusan dari hakim itu kita melakukan akan penyitaan. Begitu ditetapkan untuk membayar itu akan disita sebagai jaminan," ucap Soni Wijaya, Jumat, (4/5/2012), saat ditemui di Rhys Auto Galery, jalan Radio Dalam Raya, Jakarta Selatan.

Penyitaan itu dilakukan supaya Syahrini dan Aisyahrini tidak melakukan pengalihan harta kekayaan atau aset-asetnya guna menghindari keputusan pengadilan yang diperkirakan berlangsung 2,5 bulan lagi.

Soni yakin betul kliennya dapat memenangkan perkara tersebut di PN Bogor, Jawa Barat berdasarkan pada fakta dan bukti otentik yang menurutnya tidak bisa lagi disangkal. "Sembilanpuluh sembilan persen kita yakin menang. Satu persen kehendak Tuhan," ucapnya.

Kasus ini sebetulnya berlangsung Januari 2011, lalu. Blue Eyes Cafe mengontrak Syahrini untuk acara perayaan ulangtahun ke 2-nya yang berlangsung di Bali.

Terkait pekerjaan itu, Syahrini sudah menerima honor penuh sebesar Rp 60 juta. Namun, pada hari H, pada 27 Januari 2011, Syahrini tidak memenuhi kewajibannya dengan alasan ayahnya sakit keras.

"Ya, kita setuju jika Syahrini meninggalkan pementasan dan pilih menjaga ayahnya yang sakit keras. Itu kami setuju. Maka Syahrini punya konsekuensi dengan mengganti kerugian kerugian yang dilanggar," tandas Soni.
Editor: Syamsudin
Sumber: Tribunnews

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas