Guru Sulut Kaki Murid dengan Besi Panas Karena Tak Salat

Jumat, 4 Mei 2012 | 15:14 Wita A- A A+ Dibaca: 645 kali
guru.jpg
Ilustrasi(net)

BANJARMASINPOST.CO.ID - Meskipun bertujuan baik, namun jika dilakukan dengan cara yang salah bisa menjadi musibah. Polisi Bangladesh saat ini tengah mengejar seorang guru dari sebuah madrasah setempat.

Dia diduga sengaja membakar kaki murid-muridnya dengan batang besi panas. Polisi menduga guru yang dimaksud membakar muridnya lantaran tidak menjalankan salat secara teratur.

Setidaknya, 14 siswi, berusia delapan hingga duabelas tahun menderita luka bakar, akibat perbuatannya. Siswi itu mengenyam pendidikan bahasa Arab dan Bengali di Madrasah Talimul Quran Mahila, di Namashyampur di Dhaka. Insiden itu terjadi di hari Selasa, kemarin.

"Itu adalah hari pertama sekolah, setelah liburan selesai. Guru kami marah ketika mendengar bahwa kami tidak melakukan salat selama liburan kami," kata seorang siswi, Ferdousi Akther, yang masih berusia delapan tahun, seperti dikutip dari BBC, Jumat (4/5/2012).

"Kemudian dia meminta stafnya memanaskan sebatang besi dan kemudian ia menempelkan di kaki kami. Rasa sakit itu tak tertahankan," lanjutnya.

Menurut Ferousi, gurunya mengaku melakukan hal itu agar muridnya mengetahui panasnya api neraka, jika tetap tidak melakukan salat secara teratur.

Sekolah ditutup untuk sementara setelah kejadian itu, dan kisah pengalaman mengerikan dari siswi madrasah itu telah banyak dilaporkan di surat kabar.

Walau tidak menderita luka-luka serius, perbuatan guru itu mendapatkan kecaman dari para orangtua murid. "Saya kaget melihat luka bakar putri saya," kata Jumur Akhter, ibu dari salah satu siswi. (bbc)

  • Editor: Anjar
  • Sumber: Tribunnews
  • Jalan Sehat Bersama Tribun

    Polling