Evakuasi Korban Sukhoi
Tri Yakin Aditya Masih Selamat
A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: imagecreatefromjpeg(http://banjarmasin.tribunnews.com/foto/bank/images/tri-ibu-aditya.jpg): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found
Filename: helpers/images_helper.php
Line Number: 355
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined variable: width
Filename: helpers/images_helper.php
Line Number: 365
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined variable: height
Filename: helpers/images_helper.php
Line Number: 365
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined variable: width
Filename: helpers/images_helper.php
Line Number: 365
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined variable: width
Filename: helpers/images_helper.php
Line Number: 367

BANJARMASINPOST.CO.ID, MALANG - Sudah ada 12 jenazah yang ditemukan oleh tim SAR saat mencari korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100, Jumat (11/5/2012). Tentang korban lainnya, belum ada kabar.
Meskipun kecil kemungkinan ada korban yang selamat, tetapi Tri Kardiani (62), ibu kandung Aditya Sukardi, kameraman Trans TV yang ikut jadi korban, masih punya keyakinan anak kandungnya itu masih bertahan.
"Sampai saat ini, saya masih yakin anak saya (Aditya), akan ditemukan dalam kondisi selamat. Saya yakin dia tidak meninggal," kata Tri, ketika ditemui di rumahnya, di Jalan Tirto Utomo Gang V, Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (11/5/2012).
Hingga Jumat sore, Tri sekeluarga masih terus memantau perkembangan pencarian korban kecelakaan Sukhoi yang dilakukan tim SAR di lokasi kejadian. Tri, yang duduk di sofa, di ruang tamu, sempat melihat penayangan penemuan jenazah para korban di televisi, yang terlihat ada korban yang ditemukan dalam kondisi utuh serta mengenaskan.
Bahkan, ketika presenter membacakan naskah kalau ada korban yang tersangkut di pohon, ibunda Aditya nampak sedih dan langsung menangis. "Tidak mungkin anak saya nyangkut di atas pohon. Anak saya masih hidup. Saya ibunya merasakan betul bagaimana kondisi anak saya," katanya, sembari melihat berita di televisi.
Selain Tri, seluruh keluarga Aditya juga ikut memantau perkembangan proses evakuasi korban yang hingga kini masih dilakukan. Menurut kakak kandung Aditya, Yudhistira Atmaja, pihak keluarga sudah melarang Tri tidak menonton berita evakuasi di televisi.
"Namun ibu tidak mau. Karena setelah melihat berita evakuasi, dia pasti menangis dan yakin Aditya masih selamat," katanya.


