Dibingkai Agar Tak Cepat Kotor

Pajangan berbentuk udang galah dan kupu-kupu ini terbuat dari bahan yang tanamannya banyak tumbuh di hutan Kalimantan, rotan.
BANJARMASINPOST.CO.ID - Berburu suvenir khas Kalimantan, memang tak ada matinya. Selalu ada barang baru yang bisa dikoleksi para turis atau wisatawan dari luar pulau.
Kalimantan, termasuk Kalsel sebagai daerah penghasil kayu, memiliki hasil hutan yang berlimpah. Semuanya memiliki banyak fungsi, tak hanya untuk pengobatan, bahan bangunan, tapi juga dijadikan bahan baku suvenir atau cenderamata.
Seperti reflika udang galah dan kupu-kupu dari bahan rotan ini. Rotan adalah salah satu tanaman yang menjalar yang banyak tumbuh di Pulau Kalimantan. Batang tumbuhan rotan ini umumnya berduri dan berwarna cokelat.
Rotan masih satu famili dengan tanaman salak (palmae). Umumnya tiap rotan mempunyai panjang hingga enam meter, dan tanaman ini juga berbuah. Buahnya juga bisa dimakan. Tanaman ini tumbuh dengan cara menumpang pada tumbuhan di sekitarnya.
Khusus suvenir udang galah dan kupu-kupu yang berbahan rotan, bentuknya menarik. Warna-warnanya yang cerah dan alami macam merah marun, kuning dan hijau tua, menjadi daya pikat tersendiri. Cocok dijadikan pajangan, penghias ruang makan atau lainnya.
Di toko Prana Jaya di Jalan Hasanuddin HM nomor 17, Banjarmasin, bisa ditemui suvenir ini. Penjualnya, Tommy, mengatakan suvenir ini dibuat para perajinnya di Margasari, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.
“Sementara ini baru ada dua jenis hewan ini, yaitu udang galah dan kupu-kupu,” kata Tommy sembari mengatakan harganya sepasang Rp 25.000.
Membawanya juga mudah, karena cukup ringan. Satu paket ada sepasang, baik udang galah maupun kupu-kupu.
Memajangnya bisa dengan diletakkan di suatu tempat, dinding atau lemari. Bagus juga dibingkai, agar tak cepat kotor.

