Dayak Hantakan Gelar Aruh Adat Mahanyari

Warga suku Dayak di Balai Buntu Desa Kindingan, Kecamatan Hantakan, Hulu Sungai Tengah menggelar aruh adat mahanyari,

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Warga suku Dayak di Balai Buntu Desa Kindingan, Kecamatan Hantakan, Hulu Sungai Tengah menggelar aruh adat mahanyari, yang dilaksanakan sejak Sabtu hingga Minggu, 13 Mei 2012.

Kepala Balai adat setempat, Joni mengatakan,  aruh adat diisi kegiatan menari batandik, oleh tetuha adat dan balian selama semalam suntuk. "Kegiatan ini dilaksananakan  sebagai ungkapan rasa syukur kepada yang Maha Pencipta atas hasil panen, yang baru saja dilakukan warga kami,"kata Joni.. 

Aruh adat dilaksanakan warga tiga kali dalam setahun, yang meliputi aruh basambut (memelihara tanaman padi), aruh  mahanyari ( syukuran sesudah panen) dan  aruh mahanyari banih barat (padi yang sudah  dipanen selama 6 sampai 7 bulan). 

Aruh tersebut dilaksanakan secara swadaya oleh masyarakat, dan melibatkan seluruh warga di lingkungan balai adat, serta mengundang kepala-kepala balai adat lainnya. Petani di pegunungan Meratus merupakan petani ladang berpindah, dan mereka hampir tak pernah mengalami gagal panen

Penulis: Hanani
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help