Kreteria Ekspor Batu Bara Sedang Dibahas

Selasa, 15 Mei 2012 | 17:22 Wita A- A A+ Dibaca: 553 kali
batu_bara.jpg
Puluhan truk batubara memenuhi jalan di depan kompleks perkantoran Gubernur Jambi, Kamis (3/5/2012). Para sopir angkutan tersebut berunjuk rasa memprotes kebijakan baru Gubernur Hasan Basri Agus yang melarang angkutan bertonase besar melintasi jalan negara.- KOMPAS/IRMA TAMBUNAN

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah menerima pengajuan rencana produksi batubara tahun 2013 dengan total volume produksi 450 juta ton. Hal ini berarti melampaui target produksi batubara yang ditetapkan pemerintah.

"Tahun depan, rencana produksi sudah mendekati 500 juta ton. Maka dari itu, kami sangat menaruh perhatian soal pengendalian produksi batubara ini," kata Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara Kementerian ESDM Edi Prasodjo, Selasa (15/5/2012) di Jakarta.   

Untuk tahun ini, pemerintah memperkirakan realisasi produksi batubara nasional sebanyak 330 juta ton, dan itu diperkirakan bisa terlewati.

Tahun lalu, realisasi produksi batubara sudah di atas 330 juta ton. "Yang jelas, ekspor batubara yang semula masih 30 persen, sekarang komposisinya tinggal 25 persen, dan bisa jadi nantinya tinggal 10 persen," kata dia.  

Menurut Edi, pihaknya masih membahas mengenai pengendalian produksi batubara itu dalam beberapa bentuk. Misalnya, penetapan kriteria batubara yang bisa diekspor dan jenis batubara yang tidak bisa diekspor. "Kami sedang membahas itu," kata dia menambahkan.

  • Editor: Halmien
  • Sumber: Kompas.com
  • Jalan Sehat Bersama Suaka Ananda

    Polling