Kamis, 30 Juli 2015

Masuk Kedokteran Harus Bayar Rp 155 Juta

Selasa, 22 Mei 2012 13:33

Masuk Kedokteran Harus Bayar Rp 155 Juta
NET
Ilustrasi

Sementara bila lolos melalui jalur mandiri, harus membayar SPFP sebesar Rp 155 juta.

Untuk pendaftar SNMPTN, data total sementara hingga Selasa (22/5/2012) yang sudah masuk ke panitia lokal SNMPTN Malang di Fakultas Kedokteran Unibraw Malang tercatat 738 pendaftar.

"Untuk pendaftar SNMPTN tes tulis, total pendaftar sementara di Fakultas Kedokteran masih ada 738 pendaftar. Adapun kuota di fakultas kedokteran tahun ini 738 kursi," katanya.

Rinciannya, kata Kepala Humas Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang, Susantinah Rahayu, Selasa (22/5/2012), kuota untuk Jurusan Pendidikan Kedokteran tes Bahasa Indonesia ada 150, Bahasa Inggris ada 25 kursi.

"Jurusan Keperawatan ada 135, Ilmu Gizi ada 164, Pendidikan Dokter Gigi ada 80, Kebidanan ada 55, untuk Jurusan Farmasi kuotanya ada 70. Jadi, total kuota untuk fakultas kedokteran ada 738 kursi," kata Santi.

Menurut dia, biaya harus dikeluarkan bagi calon mahasiswa yang lulus tes tulis SNMPTN berbeda dengan jalur mandiri. Jalur mandiri jauh lebih mahal dibanding dengan lolos SNMPTN.

Untuk mahasiswa yang masuk melalui jalur mandiri di Jurusan Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Unibraw Malang, harus membayar Sumbangan Pengembangan Fasilitas Pendidikan (SPFP) sebesar Rp 155 juta. Sementara bagi calon mahasiswa baru yang lulus tes jalur SNMPTN, untuk biaya SPFP, dikenakan sebesar Rp 30 juta.

Halaman12
Editor: Syamsudin
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas