Arsyada Ancam Istrinya Pakai Pistol

Ilustrasi
BANJARMASINPOST.CO.ID, MAKASSAR - IS, tak kuasa menahan tangis ketika menceritakan perlakuan suaminya Arsyada Patara (52). Dia pun terpaksa mengadukan suaminya itu Polsekta Panakkukang, dengan tuduhan penganiayaan.
Pegawai negeri sipil (PNS) di Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga menganiaya IS yang merupakan karyawati hotel ternama di Makassar, pada Mei lalu di rumahnya di Jalan Villa Racing Center.
"Saya sudah tidak tahan lagi dengan perlakuan suami saya yang sering ringan tangan," kata IS saat ditemui di tempat kerjanya di Jalan Andi Pangerang Pettarani Makassar, Sabtu (9/6/2012).
IS menuturkan, penganiayaan yang dilakukan suaminya bukan hanya di rumah. Korban mengaku juga pernah dianiaya di kantornya berkali-kali, hingga menjadi tontonan rekan kerjanya.
"Tindakan suami saya sudah sangat kelewatan, bahkan saya juga pernah diancam pistol di kantorku," ungkap IS dengan mata berkaca-kaca.
IS mengaku tindakan suaminya dilatarbelakangi hubungan keduanya yang terjalin selama tujuh tahun, kini dalam proses perceraian.
Lusia Palulungan, pengacara IS, membenarkan kliennya kerap dianiaya oleh Arsyada.
"Suaminya terlalu cemburuan sih, masa istrinya dituduh selingkuh. Padahal buktinya tidak," papar Lusia.
Lusia menjelaskan, beberapa waktu lalu mobil IS yang bermerek Toyota Rush, juga menjadi sasaran amarah pelaku, hingga seluruh bodi mobil korban tergores paku. IS juga melaporkan suaminya ke pihak Inspektorat Sulsel.


