LPMP Diminta Buat Tolak Ukur Sekolah Favorit

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, M Faisal meminta
Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kalimantan Tengah membuat tolok ukur
sekolah favorit kepada masyarakat.
"Seharusnya LPMP menyampaikan kepada sekolah, jangan hanya
dikatakan favorit atau tidak tanpa ada bukti yang jelas, karena
penilaian kriteria favorit penilaian berasal dari masyarakat," kata
Faisal di Palangka Raya, Sabtu.
Menurut dia sekolah favorit berkembang dari penilaian masyarakat
yang melihat secara langsung atau mendengar dari orang tua yang
mempunyai anak menempuh pendidikan di sekolah favorit, baik dari segi
akademik maupun non akademik, sering meraih kejuaraan.
Kendati di dalam klasifikasi pendidikan tidak ada sekolah favorit
ataupun unggulan, tapi hanya ada kriteria sekolah terakreditasi atau
RSBI.
Ia mengatakan keberadaan sekolah di Kota Palangka Raya sudah
menunjukkan perkembangan yang bagus, meski masih perlu peningkatan baik
dari sisi tenaga pengajar maupun sarana prasarana.
Namun dengan anggaran pemerintah kota yang terbatas, harus bisa
dimaklumi, karena perlu dilakukan secara bertahap, akan tetapi perhatian
kepada pendidikan sudah maksimal.
"Kalau disebutkan di Palangka Raya, belum ada yang bisa dikatakan
sekolah favorit harus ada tolok ukur yang jelas dari LPMP, sekolah
favorit itu seperti apa kriterianya,"ucapnya.
Seandainya, LPMP menilai sekolah favorit tidak hanya dari tenaga
pendidik, akan tetapi fasilitas yang dimiliki, tentu tidak bisa
diwujudkan dengan keterbatasan APBD yang ada.
"Tolak ukur sekolah favorit di mata masyarakat, biarkan
masyarakat sendiri yang menilai dan jika dari pihak LPMP mengatakan
tidak ada sekolah yang favorit harus disertai dengan data yang konkrit
serta jelas," tegasnya.


