• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Banjarmasin Post

Istana Om Liem Seluas Lapangan Bola

Kamis, 14 Juni 2012 15:46 WITA
Istana Om Liem Seluas Lapangan Bola
TRIBUN BATAM/RIO BATUBARA
Rumah Om Liem
BANJARMASINPOST.CO.ID, SINGAPURA - Menyusuri jalan Broadrick, Singapura, kita akan disuguhkan pemandangan berderet rumah mewah.

Namun, dari beberapa rumah yang berada di jalan tersebut, hanya satu rumah yang berbeda, yaitu rumah nomor 15. Rumah yang dikelilingi pagar cokelat merupakan kediaman Liem Sie Liong selama 20 tahun.

Rumah seluas satu hektare dihiasi jejeran pohon rindang. Sehingga, pejalan kaki yang melintasi sangat sulit melihat ke dalam. Sejak berita kematian om Liem mendunia, setiap hari beberapa pejalan kaki sengaja melewati tempat tersebut karena penasaran.

Wajar saja, setiap orang penasaran dengan rumah Om Liem. Perumahan ini merupakan salah satu tempat prestisius, tempat orang kaya Singapura tinggal.
Rumah ini terdiri dari satu bangunan utama bergaya model klasik. Di belakang bangunan utama terdapat beberapa bangunan lagi, yang berfungsi sebagai tempat tinggal.

Rumah Om Liem memiliki taman yang luas yang diisi dengan berbagai tanaman. Ketika Tribun menyambangi rumah tersebut, tak tampak kesibukan. Hanya terlihat dua orang tukang sapu yang membersihkan dedaunan yang rontok.

Terlihat juga beberapa penjaga berpakaian putih dan hitam yang duduk di pos penjagaan. Rumah itu memiliki dua gerbang. Satu gerbang dikhususkan untuk masuk, dan gerbang yang lain untuk keluar.

Setiap mobil penghuni yang masuk,secara otomatis gerbang akan terbuka. Di depan pintu gerbang terdapat kamera pengawas yang dilengkapi dengan audio.

Di depan pintu gerbang, terlihat seorang penjaga sedang menulis laporan. Ketika Tribun menyapa, ia menghentikan kegiatannya dan mendatangi Tribun.

Pertanyaan pun dilontarkan kepada pria yang bernama Chia, namun ia hanya bisa tersenyum.

"Maaf, saya tidak berani berkomentar. Sekarang saja kita sudah ada yang mengawasi dari kamera. kami semua pengawai di sini dilarang memberikan informasi apa pun. Maaf ya," ungkapnya kepada Tribun, Kamis (14/6/2012)

Chia mengatakan, semua penghuni sekarang berada di Mount Vernon.

"Coba aja ke sana, siapa tahu ada yang bisa kasih informasi," cetusnya.

Tak lama, seorang ibu melintasi depan rumah Om Liem. Dengan malu-malu, ia mencoba mengintip ke dalam rumah. Namun, pandangannya terhalang lebatnya pepohonan, hanya bangunan utama yang terlihat.

Ketika disapa, ibu itu tersenyum. Ia menduga Tribun sebagai salah satu orang yang penasaran dengan rumah Om Liem.

"Anda juga sengaja datang ke sini ya. Saya ke sini karena penasaran, karena banyak koran menulis rumahnya seluas lapangan sepakbola. Ternyata benar, luar biasa orang yang punya rumah ini," tuturnya sambil melanjutkan perjalanan. (*)
Editor: Anjar
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas