Masih Ada Pengecer Yang Tak Patuh

Sabtu, 23 Juni 2012 | 11:40 Wita A- A A+ Dibaca: 447 kali
2306-faturahman-Salah_satu_pengecer_BBM_di_Palangkaraya1.JPG
Ilustrasi pengecer BBM di Palangkaraya- BANJARMASINPOST/FATHURAHMAN

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Penetapan harga eceran tertinggi penjualan bahan bakar minyak khususnya premium di Palangkaraya, Kalimantan Tengah ternyata tidak dipatuhi oleh semua pengecer bahan bakar minyak di Palangkaraya.

Buktinya, ada saja pengecer yang main akal-akalan dalam menetapkan harga eceran bensin dan masih di atas harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan oleh Pemko Palangkaraya.

Salah seorang anggota DPRD Kota Palangkaraya, Suhardi Lentam Nigam, Sabtu (23/6/2012) menceritakan, pihaknya sempat tertipu saat membeli bensin eceran di Jalan Seth Aji Palangkaraya, karena meski pengecer telah memasang harga eceran bensin Rp5.500 per liter, ternyata setelah dibelinya dia malah dikenakan harga eceran sebesar Rp6.000 per liternya.

"Inikan penipuan, masa harga per liter jelas-jelas dipasang Rp5.500 tetapi setelah dibeli malah saya dikenakan Rp6.000 per liternya. Apalagi saat itu saya beli hingga 10 liter. Harusnya Satuan Polisi Pamong Praja Pemko Palangkaraya jeli dengan hal ini, pengecer jangan sampai melakukan pembodohan atau penipuan kepada konsumen," katanya.

  • Penulis: Fathurahman
  • Editor: Halmien
  • Jalan Sehat Bersama Tribun

    Polling