Pendapatan HST Sangat Tergantung Pusat
BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Bupati Hulu Sungai Tengah Harun Nurasid mengakui, pendapatan daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah masih sangat tergantung kucuran dana dari pemerintah pusat. Meski demikian Harun menyatakan berupaya lebih mandiri meningkatkan pendapatan asli daerah, dengan prinsip tak membebani masyarakat.
Terbatasnya sumber pemdapatan tersebut, membuat HST harus membuat prioritas pembangunan 2013 mendatang. Secara makro, jelas dia ada lima prioritas, yaitu membangun sumberdaya manusia, peningkatan perekonomian; pembangunan dan perbaikan infrastruktur serta lingkungan hidup.
“Selain itu juga peningkatan kemandirian dan keunggulan UMKM dan peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik,”katanya.
Dijelaskaan, kebijakan umum pendapatan pada anggaran 2013 mendatang diproyeksi Rp 724,24 miliar, atau naik 15,96 persen dari target APBD 2012. Kenaikan tersebut berasal dari semua pos pendapatan yaitu dari pos PAD, Dana Perimbangan dan dari pos lain-lain pendapatan yang sah..
Dari pendapatan Rp 724,24 miliar tersebut, proyeksi PAD ditargetkan mencapai Rp 42,67 miliar dengan proporsi dari pendapatan daerah baru sebesar 5,89 persen. Proyeksi PAD tersebut naik 20,85 persen dari target APBD 2012. Sedang pendapatan daerah dari dana perimbangan diproyeksi Rp 537,46 miliar dengan proporsi sebesar 74,21 persen dari proyeksi pendapatan daerah.
Melihat kondisi keuangan daerah, kebijakan umum belanja daerah HST maksimal hanya Rp 796,47 miliar. Dana tersebut digunakan untuk belanja tidak langsung Rp 456,76 milyar atau naik 14,29 persen dari pagu APBD 2012. Sedangkan belanja tidak langsung masih mencapai 57,35 persen dari total belanja.
“Dengan segala keterbatasan anggaran, saya mengajak seluruh SKPD agar menyusun programnya dengan skala prioritas untuk mencapai sasaran pembangunan yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD),”ujarnya.

