Mengaku Polisi Tipu 18 CPNS

Pelaku mengaku sebagai anggota Densus 88 dan berjanji meloloskan tes penerimaan calon pegawai negeri siipil (CPNS)

Tayang:
Editor: Halmien
zoom-inlihat foto Mengaku Polisi Tipu 18 CPNS
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Ilustrasi : Tes calon pegawai negeri sipil.
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Aksi polisi gadungan kembali terjadi. Pelaku mengaku sebagai anggota Densus 88 dan berjanji meloloskan tes penerimaan calon pegawai negeri siipil (CPNS). Pelaku, yakni Julius Buulio (33), warga Cipayung pun akhirnya berhasil dibekuk tim Polres Metro Jakarta Pusat.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, mengatakan, awalnya pelapor yakni Fuady Rasimin (66) dikenalkan oleh Mulyono, pegawai BKN tempat kepada Julius pada tanggal 3 Juli 2008 di kantin Departemen Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

"Julius di sana mengaku sebagai anggota Densus 88 Mabes Polri berpangkat AKP," ungkap Rikwanto, Rabu (4/7/2012), di Mapolda Metro Jaya.

Di dalam percakapan Fuady dengan Julius, pelaku mengaku bisa membantu untuk menjadi PNS dengan syarat harus memakai uang pelicin. "Dengan bujuk rayu, akhirnya korban menyerahkan uang kepada pelaku sampai Rp 202,5 juta untuk 18 orang CPNS," tutur Rikwanto.

Julius berjanji, 18 orang tersebut sudah diangkat menjadi PNS paling lambat November 2011. Namun, janji tinggalah janji. "Sampai saat ini tidak juga ada realisasinya akhirnya korban melapor," kata Rikwanto.

Pelaku kemudian berhasil ditangkap oleh korban di kantor BKN. Pelaku sempat dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua dan ternyata dia bukan anggota Polri. Korban akhirnya melaporkan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Pusat. Julius akhirnya berhasil ditangkap pada Jumat (29/6/2012) pukul 00.59 WIB. Dari pelaku, polisi menyita barang bukti berupa kuitansi penyerahan uang. Saat ini, pelaku ditahan di Mapolrestro Jakarta Pusat dan dijerat Pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved