Selasa, 25 November 2014
Banjarmasin Post

Swakelola Sekolah Tekan Biaya

Rabu, 11 Juli 2012 15:01 WITA


BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Bagi kepala sekolah yang ingin membangun maupun merehap, maka untuk menekan pengeluaran dana bisa dilakukan dengan cara swakelola. Ini terbukti akan lebih baik daripada dilaksanakan dengan cara diborongkan atau penunjukkan proyek.

Contoh pada rehap pembangunan tiga ruang kelas di SDN 1 Selat Dalam Kualakapuas. Dengan penekanan dana seefisien mungkin, sekolah tersebut dapat berdiri dengan kokoh serta memperhatikan kualitas bangunan.

Kasi Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Sidik Widianto, SE, MT ketika dikonfirmasi, Rabu (11/7/2012) mengaku cara seperti itu sangat efisien.

"Pembangunan rehabilitasi sekolah secara swakelola memang dirasa lebih baik. Hal ini karena melibatkan partisipasi masyarakat dari sisi pemberdayaan dan ekonomi kerakyatan dapat berjalan. Kemudian karena yang mengelola pihak sekolah, sehingga dana lebih dari rehab dapat digunakan untuk keperluan sekolah itu sendiri, seperti perbaikan infrastruktur yang lain," jelasnya.

Ditambahkan Sidik, di Kabupaten Kapuas sendiri, khususnya sekolah dasar terdapat 44 sekolah yang direhap secara swakelola seperti ini. Dia menyarankan agar sekolah lain dapat belajar dan mencontoh SDN 1 Selat Dalam. Setidaknya bisa menghemat pengeluaran.

Kepala Sekolah SDN 1 Selat Dalam, Ramlan  mengatakan, sekolahnya termasuk dalam pembangunan rehab swakelola mengatakan, selain dana yang digunakan efisien, waktu rehap juga dapat lebih cepat dan bisa dihitung.

"Sekolah kami ada 3 ruang kelas yang direhap. Saya akui dengan swakelola kami seperti ini, kami dapat bekerja lebih maksimal. Pekerjaan bagus, dana yang digunakan juga dapat diminimalisir," jelasnya. (jd)
Penulis: Jumadi
Editor: Halmien

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas