A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Pemuda Tanggung Cabuli Enam Bocah - Banjarmasin Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Banjarmasin Post

Pemuda Tanggung Cabuli Enam Bocah

Selasa, 24 Juli 2012 20:05 WITA
Pemuda Tanggung Cabuli Enam Bocah
Net
Ilustrasi
BANJARMASINPOST.CO.ID, ENDE - Saat anak Indonesia tengah merayakan Hari Anak Nasional (HAN), kabar buruk akan kehidupan anak terjadi di Kabupaten Ende. Sebanyak enam orang anak yang masih berusia di bawah umur diduga 'ditiduri' salah seorang pemuda tanggung, FD (17) yang sehari-hari bekerja sebagai petani.

Peristiwa itu terjadi di Dusun Wolomere, Desa Persiapan Randorama, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende. Polisi telah menangkap pelaku dan menahannya.

Kapolres Ende, AKBP Musni Arifin, SIK, melalui Kapolsek Ende, Iptu Yohanis Djawo, dan Kasubag Humas Polres Ende, Iptu Sutrisno, yang dikonfirmasi wartawan di Ende, Selasa (24/7/2012), menjelaskan, laporan kasus ini masuk ke Polsek Kota Ende, Senin (23/7/2012).

Aparat dari Polsek Ende yang dipimpin Kanit Reskrim turun ke lokasi dengan mobil patroli dan berjalan kaki selama empat jam untuk tiba di lokasi tersebut.

Polisi, jelas Djawo, langsung menangkap pelaku dan membawanya ke Polsek Ende untuk diamankan. Sedangkan para korban dan orangtuanya juga ikut ke Polsek. Keenam anak yang menjadi korban tersebut berusia 7-12 tahun. Semuanya masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Djawo mengatakan, kasus tersebut dilakukan pelaku sejak Oktober 2011 hingga Mei 2012. Anak-anak yang menjadi korban ini ada yang dua kali dilakukannya dan ada yang satu kali. Pelaku dalam aksi tersebut, kata Djawo, ada yang bersetubuh dan ada yang dilakukannya dengan menggunakan jari.

"Pelaku ini memanfaatkan waktu saat anak-anak sendiri di rumah atau orangtua korban ke kebun. Dia mendatangi rumah itu dan membujuk anak-anak itu untuk melakukan perbuatan bejatnya," jelas Djawo.

Menurut Djawo, pelaku sejak dibawa ke Polsek Ende langsung diperiksa. Pelaku, kata Djawo, akan diproses sesuai UU Perlindungan Anak No. 23 tahun 2002 pasal 81 dan 82, dan UU Pengadilan Anak No.3 tahun 1997, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.



Editor: Halmien
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
15571 articles 13 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas