Pelabuhan Trisakti Akan Didukung Pelabuhan di Tanah Laut

Kondisi Pelabuhan Trisakti di Banjarmasin saat ini sudah over kapasitas. Untuk itu, pengembangan

Pelabuhan Trisakti Akan Didukung Pelabuhan di Tanah Laut
Net
Pelabuhan Trisakti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kondisi Pelabuhan Trisakti di Banjarmasin saat ini sudah over kapasitas. Untuk itu, pengembangan pelabuhan di Kabupaten Tanah Laut bisa menjadi salah satu solusi.

Demikian dikatakan Gubernur Kalsel Rudy Arifin dalam silaturahmi dengan wartawan di Banjarmasin, Rabu (5/9/2012) malam. Rudy yang Ketua Forum Percepatan Revitalisasi Pembangunan Kalimantan menyampaikan hasil pertemuan di kantor Menteri Kordinator Ekonomi Senin lalu yang juga dihadiri tiga kepala daerah lainnya di Kalimantan.

"Diharapkan, nantinya beberapa komoditas bisa dioper dari Trisakti ke Tanah Laut," ujarnya.

Nantinya, investasi soal pelabuhan tidak hanya bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara tapi juga dari Badan Usaha Milik Negara dan swasta. Menurut Rudy, untuk mendukung Rencana Induk Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia, keempat provinsi di Kalimantan telah mengajukan rencana pengembangan pelabuhan di daerah masing-masing.

Selain itu, tiap-tiap provinsi juga mengajukan rencana pengembangan bandara. Untuk Kalsel, Rudy minta agar proses pengembangan Bandara Syamsudin Noor di Banjarbaru bisa dipercepat.

Saat ini tengah dilakukan pembebasan lahan dalam rangka pengembangan bandara. Masalah lain di bidang infrastruktur yang dikemukakan Rudy adalah percepatan pembangunan jalan Transkalimantan Poros Selatan yang menghubungkan Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalsel, hingga Kalimantan Timur, yang targetnya rampung 2009 namun belum terselesaikan hingga 2012.

Di bidang energi sumber daya mineral, Rudy antara lain meminta agar Unit IV Pembangkit Listrik Tenaga Uap Asamasam, di Tanah Laut, segera diresmikan. Begitu pula pembangunan Unit V-VII supaya segera dilakukan peletakan batu pertama. Demikian juga tiga pabrik pe ngolahan besi dan baja yang ada di Kalsel supaya segera diselesaikan.
Editor: Halmien
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help