A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Rampas Tas Pegawai Bank BTPN, Perampok Tewas Dihakimi Massa - Banjarmasin Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Banjarmasin Post

Rampas Tas Pegawai Bank BTPN, Perampok Tewas Dihakimi Massa

Sabtu, 26 Januari 2013 18:52 WITA
Rampas Tas Pegawai Bank BTPN, Perampok Tewas Dihakimi Massa
kompas.com
Sejumlah polisi menjaga Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Advent, tempat Joni Efendi, pelaku rampok, dirawat sebelum akhirnya tewas, Sabtu (26/1/2013).
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Joni Effendi, warga Lampung, tewas dihakimi massa di depan Pasar Koga, Bandar Lampung, setelah membawa lari tas milik pegawai Bank BTPN, Sabtu (26/1/2013).

Sebelum dihakimi massa, Joni terlibat baku tembak dengan Brigadir Wildan F, anggota Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung. Joni tertembak di bagian paha, terjatuh, lalu dihakimi massa. Pelaku yang disebut-sebut anggota TNI AL ini dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat RS Advent yang berada persis di seberang lokasi kejadian. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Wakil Kepala Polda Lampung Komisaris Besar Rusman dan Kepala Polresta Bandar Lampung Komisaris Besar M Nurochman meninjau lokasi kejadian dan menengok pelaku yang tewas. Nurochman mengatakan, pelaku membawa lari tas milik Chairunisa, pegawai Bank BTPN, yang keluar dari Bank Mandiri di Pasar Koga.

"Ia sudah diincar pelaku yang berboncengan. Di tengah jalan, korban (Chairunisa) dipepet pelaku. Lalu, tasnya dirampas. Korban teriak dan anggota (polisi) yang kami taruh khusus di lokasi perbankan seperti di sana langsung melihat dan mengejarnya. Ternyata, pelaku membawa senjata api. Ia sempat mengarah-arahkan ke masyarakat, tembakan kena tukang parkir. Oleh anggota saya, ia ditembak di pahanya, lalu dipukuli massa," papar Nurochman menjelaskan kronologi kejadian.

Uang di dalam tas yang dirampas pelaku itu pun tidak banyak. "Hanya beberapa ratus ribu. Pelaku mungkin salah kira, dipikirnya nasabah," tutur Nurochman seraya menambahkan bahwa pihaknya masih memverifikasi informasi yang menyebutkan pelaku adalah anggota TNI.
Editor: Edibpost
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
104611 articles 13 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas