Senin, 22 Desember 2014
Banjarmasin Post

Rampas Tas Pegawai Bank BTPN, Perampok Tewas Dihakimi Massa

Sabtu, 26 Januari 2013 18:52 WITA

Rampas Tas Pegawai Bank BTPN, Perampok Tewas Dihakimi Massa
kompas.com
Sejumlah polisi menjaga Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Advent, tempat Joni Efendi, pelaku rampok, dirawat sebelum akhirnya tewas, Sabtu (26/1/2013).
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Joni Effendi, warga Lampung, tewas dihakimi massa di depan Pasar Koga, Bandar Lampung, setelah membawa lari tas milik pegawai Bank BTPN, Sabtu (26/1/2013).

Sebelum dihakimi massa, Joni terlibat baku tembak dengan Brigadir Wildan F, anggota Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung. Joni tertembak di bagian paha, terjatuh, lalu dihakimi massa. Pelaku yang disebut-sebut anggota TNI AL ini dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat RS Advent yang berada persis di seberang lokasi kejadian. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Wakil Kepala Polda Lampung Komisaris Besar Rusman dan Kepala Polresta Bandar Lampung Komisaris Besar M Nurochman meninjau lokasi kejadian dan menengok pelaku yang tewas. Nurochman mengatakan, pelaku membawa lari tas milik Chairunisa, pegawai Bank BTPN, yang keluar dari Bank Mandiri di Pasar Koga.

"Ia sudah diincar pelaku yang berboncengan. Di tengah jalan, korban (Chairunisa) dipepet pelaku. Lalu, tasnya dirampas. Korban teriak dan anggota (polisi) yang kami taruh khusus di lokasi perbankan seperti di sana langsung melihat dan mengejarnya. Ternyata, pelaku membawa senjata api. Ia sempat mengarah-arahkan ke masyarakat, tembakan kena tukang parkir. Oleh anggota saya, ia ditembak di pahanya, lalu dipukuli massa," papar Nurochman menjelaskan kronologi kejadian.

Uang di dalam tas yang dirampas pelaku itu pun tidak banyak. "Hanya beberapa ratus ribu. Pelaku mungkin salah kira, dipikirnya nasabah," tutur Nurochman seraya menambahkan bahwa pihaknya masih memverifikasi informasi yang menyebutkan pelaku adalah anggota TNI.
Editor: Edibpost

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas