Jumat, 19 Desember 2014
Banjarmasin Post

Winarto Sayangkan Isu Amuntai Masih Tidak Kondusif

Minggu, 24 Februari 2013 20:43 WITA

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Meski telah berhasil mengamankan sembilan pelaku kasus pengeroyokan dan penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya anggota TNI ADD Praka Ruspiani namun penyelidikan tidak berhenti sampai disitu.

Pihak kepolisian masih mengembangkan penyelidikan untuk mencari kemungkinan ada pelaku lain yang terlibat. Kabid Humas Polda Kalsel, AKBP Winarto menerangkan untuk saat ini pihaknya masih mendalami penyelidikan lanjutan dan tidak menutup kemungkinan ada tambahan pelaku.

"Semua masih didalami dan dikembangkan," lanjut Winarto.

Winarto menambahkan kesembilan pelaku yang berhasil diamankan di Mapolda merupakan kesadaran mereka sendiri untuk menyerahkan diri. "Kita puji sikap mereka yang mau menyerahlkan diri dan bertanggungjawab," lanjut dia.

Meski kejadian sudah hampir satu bulan berlalu namun Winarto menyangkan masih adanya kabar soal tidak kondusifnya situasi disana. "Keadaan sudah normal namun bila ada yang mengatakan masih mencekam itu hanya isu belaka," lanjut dia.

Winarto meminta masyarakat ikut menjaga kondisi yang sudah kondusif jangan sampai menyampaikan hal yang menyesatkan. Sebelumnya Halim Sahab yang mengaku kuasa hukum warga mengatakan kondisi keamanan Amuntai semakin mencekam.

Warga ketakutan karena masih ada orang yang berkeliaran mengintimidasi warga. Bahkan Halim mengaku ratusan warga tujuh desa membubuhkan tandatangan meminta perlindungan dengan cara mendatangi Mapolda Kalsel, beberapa waktu lalu.

"Saya ditunjuk warga sebagai kuasa hukum mereka datang ke Polda untuk meminta perlindungan," ujar dia.

Salah satu warga yang datang ke Polda Mapolda Kalsel Masliana (25) mengaku kondisi di desanya sekarang sudah mulai normal. "Saya kesini (Mapolda) Kalsel untuk menjenguk suami saya yang ikut ditahan tidak ada tujuan lain," ujar istri dari Adi Rahman satu dari sembilan tersangka yang ditahan di Mapolda Kalsel.
Penulis: Khairil Rahim
Editor: Anjar

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas