Denny Sudah Tahu
Informasi peredaran sabu dan adanya kamar istimewa di Lapas Telukdalam sudah lama tercium Wamenkum dan HAM Denny Indrayana.
Priyadi, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Kalsel membenarkan adanya informasi ketidakberesan di Lapas Telukdalam Banjarmasin. Dia mengaku menerima info dari Wamenkum Denny melalui pesan singkat (SMS, Red).
“Hanya saja dalam informasi itu belum ada nama yang disebut sebagai pengedar besar narkoba di Lapas Telukdalam,” jelas dia.
“Di Blok E, kenapa di Lapas Telukdalam blok wanita masih bisa bebas pakai narkoba dan kenapa banyak uang beredar. Harus segera cek lapas telukdalam wanita,” bunyi sms Denny dibacakan Priyadi saat ditemui BPost di kantornya beberapa waktu lalu. SMS itu dikirim Denny pada 24 Januari 2013.
Namun, intinya sama itu dengan informasi yang dite-rima BPost serta ada kecocokan deskripsi informasi.
Priyadi tidak membuang waktu dan langsung melakukan penertiban. “Setelah dapat kabar dan sms dari Wamen kami langsung gerebek, hasilnya ternyata tidak ada dan tidak ketemu,” katanya.
Untuk fasilitas yang disewakan petugas seperti televisi misalnya, dijamin Priyadi kini tidak ada lagi. “Saya jamin tidak ada lagi, ada laporan ke saya. Terkait ini sudah dilaporkan ke pusat,” katanya.
Menurut dia, tidak bisa dipungkiri kehidupan lapas merupakan miniatur lingkungan masyarakat. “Istilahnya kalau yang di luar ada, tidak menutup kemungkinan di dalam lapas pun beredar bebas,” katanya. (kur)