BanjarmasinPost/

Di China Heboh Gadis Sekrup Kakinya Demi Tampil Sempurna

Postingan foto seorang gadis di China ini membuat heboh China. Dia meng-upload foto kakinya disekrup untuk meluruskan bentuk kakinya yang bengkok.

Di China Heboh Gadis Sekrup Kakinya Demi Tampil Sempurna
ist
BANJARMASINPOST.CO.ID, BEIJING – Postingan foto seorang gadis di China ini membuat heboh China. Dia meng-upload foto kakinya disekrup untuk meluruskan bentuk kakinya yang bengkok.

Tiga kali sehari dengan sadar, dia mengencangkan sendiri tiga sekrup yang menancap di kakinya. Yang mengerikan, sekrup itu menembus tulang dan dagingnya. Usai melakukan tindakan yang 'menyakitkan' itu, dia harus memperban lubang bekas sekrup.

Banyak komentar bernada keheranan sampai mengecam cara yang dipilih gadis ini untuk membuat kakinya menjadi lebih ‘sempurna’.

”Apakah benar-benar perlu melakukan ini hanya untuk memperbaiki bentuk kaki?”. ”Saya tahu anak perempuan ingin menjadi cantik, tapi aku belum pernah bertemu salah satu bersedia untuk pergi sejauh ini hanya untuk menjadi cantik. " Begitu tulisan yang mengomentari foto itu.

Dokter ortopedik menyebut gadis itu mengalami kelainan fisik di tungkai kakinya. Dia menderita bow-leggedeness di mana kakinya membentuk huruf ‘O’. Dengan kata lain, pergelangan kaki seseorang dapat menyentuh satu sama lain tapi tidak dengan lututnya.

Kelainan ini membuat penderitanya sulit menjaga keseimbangan, memiliki postur lebih pendek, dan berjalan seperti bebek. "Penyakit ini biasanya disebabkan oleh kekurangan kalsium atau alasan genetik," terang ahli ortopedik.

Ahli itu mengakui kelainan tersebut membuat masalah khususnya bagi wanita. "Mereka yang memiliki penyakit ini harus mendapatkan ini dirawat sedini mungkin. Jika ketika mereka semakin tua, dengan mudah dapat menyebabkan nyeri sendi, sampai mempengaruhi jalan normal,” tuturnya.

Meski begitu, dia menekankan kelainan itu dapat diminimalisir lewat teknologi kedokteran. Itulah sebabnya dia menyarankan untuk tidak meniru cara gadis itu. ”Metode sekrup itu tidak ilmiah karena menimbulkan luka pada kaki dapat dengan mudah terinfeksi,” tegasnya.

Intinya, cantik itu menyakitkan bukan!

Editor: Anjar Wulandari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help