Jumat, 31 Juli 2015

Suratmi, Istri Pertama Irjen Djoko Bukan Kembang Desa

Senin, 18 Maret 2013 15:32

Suratmi, Istri Pertama Irjen Djoko Bukan Kembang Desa
kompas.com
Mantan Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri, Irjen Djoko Susilo (kedua kiri), memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi tersangka mantan Wakakorlantas Brigjen Didik Purnomo, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (13/12/2012). Djoko Susilo juga menjadi tersangka dalam dugaan kasus korupsi pengadaan alat simulator di Korlantas.

“Suratmi itu kalau disebut kembang desa ya tidak juga. Dia biasa saja, tidak terlalu cantik, juga bukan primadona para pemuda di sini. Tapi dulu hidupnya memang cukup, karena kalau tidak salah dia anak dari pensiunan TNI,” kata pria ini kepada Surya akhir pekan kemarin.

Tapi toh, itu tidak membuat Djoko membatalkan perasaan cintanya kepada Suratmi, yang pernah dikenalnya sejak kecil. Djoko, tetap menikahi Suratmi, setelah lulus dari pendidikan kepolisian.

Padahal, dengan modal seragam Akabri Kepolisian, Djoko seharusnya dengan mudah mencari perempuan lain. “Dulu ketika Djoko itu jadi taruna polisi, warga sini sudah heboh. Sumilah (ibunda Djoko) itu dulu sampai lebih terkenal dengan panggilan Bu Agen (warga desa zaman dulu banyak menyebut polisi dengan sebutan ‘agen polisi’). Anda kalau cari alamat Sumilah, orang banyak nggak tahu. Mereka tahunya Bu Agen,” kata seorang warga yang tinggal tak jauh dari rumah orangutan Djoko di Jl Sri Unggul, Kelurahan Kanigoro.

Irjen Djoko diketahui menikah dengan tiga wanita. Istri pertama Djoko adalah Suratmi itu. Djoko kemudian menikahi wanita bernama Mahdiana, seorang perempuan warga Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Mereka menikah pada 14 Mei 2001 dengan surat bernomor 818/129/V/2001. KPK sudah menyita dokumen pernikahan mereka. Dalam dokumen nikah itu, Djoko tertulis sebagai jejaka. Profesinya sebagai polisi tidak tercantum.

Istri sah ketiga Irjen Djoko Susilo adalah Dipta Anindita, mantan Putri Solo 2008. Pernikahan keduanya terjadi pada tahun 1 Desember 2008 lalu. Dipta yang kini berusia 23 tahun ini sudah dicegah KPK ke luar negeri. Pencegahan terkait kepemilikan aset Dipta yang terkait Djoko.

Di zaman sekolah, Djoko sendiri sangat tertutup dengan kisah asmaranya. Bila kebanyakan anak sekolah bangga ketika sudah punya pacar, maka tidak dengan Djoko.
Sahabat Djoko semasa di SMA 1 Madiun, Eddie Sanyoto, mengatakan, tidak pernah melihat Djoko berpacaran di sekolah.

Halaman12
Editor: Anjar
Sumber: Tribunnews
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas