A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Tahkim-Farid Tidak Kompak - Banjarmasin Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Banjarmasin Post

Tahkim-Farid Tidak Kompak

Rabu, 27 Maret 2013 07:41 WITA
Tahkim-Farid Tidak Kompak
skyscrapercity.com
Terminal kilometer 6 (pal 6) Banjarmasin.
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Uji coba pemindahan terminal dari kilometer 6 ke kilometer 17, tinggal hitungan hari. Rencananya mulai 1 April 2013.

Seiring makin berkurangnya jumlah hari di bulan ini, penolakan kian kencang disuarakan. Tak sekadar statemen, sikap itu juga diwujudkan dalam bentuk pemasangan spanduk di sejumlah titik terminal kilometer 6. Tulisannya: Kami Warga Terminal Km 6 Menolak Rencana Pemindahan ke Terminal km 17.

Ketua Organda Terminal Kilometer 6, M Hamidan menegaskan spanduk tersebut merupakan tandingan spanduk rencana pemindahan terminal yang dipasang Dishubkominfo Kalsel.

“Jika mereka bisa memasang spanduk, kami pun bisa. Ini harga mati, kami tetap di sini,” tegas dia, Selasa (26/3).

Bagaimana jika pemerintah daerah memaksa? Hamidan menegaskan semua pengusaha angkutan umum dan sopir sepakat melakukan aksi mogok beroperasi. Selanjutnya, semua armada akan konvoi menuju Mapolda, kantor gubernur dan DPRD Kalsel.

Hamidan menegaskan, tidak ada alasan yang bisa diterima mereka terkait rencana pemindahan. Apalagi, selama proses pembangunan terminal baru, mereka tidak pernah dilibatkan.

Menurut dia, pembangunan terminal baru hanya berdasar tanda tangan palsu 2.000 sopir. Seharusnya, pemerintah lebih dulu memperbaiki kondisi terminal kilometer 6 yang dipenuhi travel liar. Mereka juga seharusnya memperhatikan nasib angkutan umum yang kian dijauhi penumpang.

Kepala UPTD Terminal Kilometer, M Yusuf enggan menanggapi penolakan itu. Demikian pula Wali Kota Banjarmasin, H Muhidin.     

“Itu (urusan) provinsi. Kami fokus status terminal,” tegas Muhidin.  Sementara Kepala Dishubkominfo Kalsel, M Tahkim mengatakan uji coba menjadi kewenangan Dishubkominfo Banjar. Pemprov hanya mem-back up. “Surat dari Kemenhub ditujukan kepada Pemkab Banjar, karena terminal tipe A itu ada di wilayahnya. Saat ini masa sosialisasi,” tegasnya.

Rencananya, dalam waktu dekat digelar pertemuan dengan seluruh pemilik angkutan umum yang beroperasi di terminal kilometer 6. Pada pertemuan itu akan dijelaskan bahwa pemindahan merupakan kesepakatan Pemprov, Pemko Banjarmasin dan Pemkab Banjar.

“Harusnya semua bangga karena Kalsel memiliki terminal tipe A. Jika tetap tidak mau pindah maka susah berkembang. Mengenai pengembangan terminal kilometer 6, tetap tipe B,” ucapnya.

Hal serupa diungkapkan Kepala Dishubkominfo Banjar, Farid Soufian. Namun, berbeda dengan Tahkim, Farid mengatakan kewenangan perizinan dan kebijakan pemindahan diputuskan pemprov.

Mengenai rencana uji coba per 1 April 2013, Farid menegaskan belum menjadi keputusan akhir. Pasalnya, masih perlu dilakukan sosialisasi beberapa masalah seperti penempatan bus dan pelayanan penumpang.

Berdasar pantauan BPost, belum ada aliran listrik di terminal baru itu. “WC juga ada, tapi airnya tidak ada. Kalau malam hari juga kondisinya gelap, belum ada listriknya,” ungkap seorang pria yang ‘berdiam’ di kawasan terminal itu. (dia/has/gep)

___________________________________________________
Editor: Syamsudin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
137571 articles 13 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas