• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Banjarmasin Post

Puluhan Warga Jogja Dukung Kopassus

Minggu, 7 April 2013 18:57 WITA
Puluhan Warga Jogja Dukung Kopassus
kompas.com
Komandan Jendral Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayor Jendral TNI Agus Sutomo.
BANJARMASINPOST.CO.ID, YOGYA - Meskipun di tengah guyuran hujan cukup deras, puluhan warga Yogyakarta antusias melaksanakan rangkaian aksi di pelataran Tugu Pal Putih, Minggu (7/4/2013). Aksi dari berbagai elemen yang bergabung dalam Masyarakat Yogyakarta Anti Premanisme dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap Kopassus.

Pengakuan pelaku penyerangan Lapas Cebongan Sleman yang notabene oknum anggota Kopassus Grup II Kandang Menjangan, dinilai sebagai tindakan ksatria. Dimana secara langsung maupun tidak langsung membuat Yogyakarta terbebas dari preman.

Sembari berorasi, berbagai poster yang dibentangkan menunjukkan ucapan terima kasih dan bangga terhadap pasukan elite TNI AD ini. Seperti 'Salut Ksatria Kopassus Berani Berbuat Berani Bertanggung Jawab', 'Terima Kasih Kopassus Yogyakarta Aman Preman Minggat' dan 'Rakyat TNI Bersatu Berantas Preman'.

"Kami inginkan bukti nyata kebersamaan TNI Polri menjaga citra Yogyakarta sebagai kota yang aman untuk dikunjungi maupun ditinggali. Sekaligus aman dari premanisme baik secara individu maupun kelembagaan," tandas seorang orator, Irwan G.

Selain menyerukan anti premanisme, turut pula dilakukan aksi menggalang dana untuk keluarga Serka Heru Santosa, anggota Kopassus yang tewas dianiaya di Hugo's Cafe, 19 Maret lalu dan Sertu Sriyono yang menderita luka di kepala akibat bacokan sekelompok orang bersenjata. Adapun Serka Heru meninggalkan seorang istri yang sedang mengandung.

Setelah berorasi, massa bergerak menuju Jalan Malioboro untuk meletakkan foto almarhum Serka Heru Santosa di depan patung Jenderal Sudirman yang berada di halaman gedung DPRD DIY. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan dari Warga Yogyakarta kepada Heru dan Kopassus.

Dukungan terhadap Kopassus pun marak diterima warga melalui pesan berantai BlackBerry Messenger berjudul 'Solidaritas untuk 11 Prajurit Kopassus yang Terlibat Penyerangan Lapas Cebongan'.

Diantara dari tujuh isi pesan tersebut adalah mengapresiasi atas kejujuran 11 prajurit Kopassus untuk mengakui sebagai tersangka dalam kasus Lapas Cebongan. Yogya aman tanpa premanisme, silahkan keluar jika hanya menjadi preman di Yogya.
Editor: Edibpost
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
143791 articles 13 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas