Rabu, 6 Mei 2015

Sungai Overload

Selasa, 9 April 2013 08:55

Sungai Overload
ibrahim ashabirin/bpost online
Banjir di Kabupaten Tapin

Dia pun langsung memerinahkan Kepala Seksi Evaluasi Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai (BP DAS) Barito Kalsel, Ramliyadi melakukan analisa. Pada intinya, Ramliadi mengatakan jika hujan deras kembali mengguyur maka diprediksi banjir akan lebih dahsyat.

“Selain karena hujan deras, kondisi sebagian DAS dan lingkungan sekitar memprihatinkan akibat eksploitasi. Hujan semalam melebihi batas, diperparah kondisi DAS setempat yang overload,” beber Ramliyadi, Senin (8/4).

Dia menyebut di Barabai ada dua sungai besar yang mengalir yakni Sungai Batangalai dan Sungai Barabai dengan posisi hulu di Hantakan. Padahal, kedua sungai itu kondisinya relatif masih bagus dibanding aliran sungai lainnya.

“Namun, tanah sudah tidak bisa lagi menyerap sehingga air permukaan yang mengalir deras ke sungai meluber. Ditambah hujan yang terjadi semalam sudah luar biasa sehingga dua sungai itu tak lagi mampu menampung air,” katanya.

Sementara di Tanjung ada Sungai Tabalong kiri dan Sungai Tabalong kanan. “Kondisinya sudah buruk di daerah hulu karena banyak eksploitasi alam dan tambang,” ucapnya.

Di Tapin dia menganalisa ada sungai yang hulunya di Kecamatan Piani. Kondisi lingkungan setempat rusak karena tambang dan pertambangan liar yang menyebar di antaranya yang luasan 1-2 hektare. “Itu yang mengolah rusak,” tegas Ramliyadi.

Sedangkan di Tanahlaut, Ramliyadi menilai kondisi Sungai Tabunio sudah memprihatinkan, karena rusaknya lingkungan. “Kondisinya parah. Tanah sudah jenuh, bila terjadi lagi hujan deras seperti semalam, kemungkinan kembali meluap dan banjir berikutnya sangat berpeluang,” pungkasnya.

Halaman12
Editor: Edibpost
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas