Minggu, 30 Agustus 2015

Pentolan Teroris Sulsel Penggerak Pencarian Dana

Jumat, 10 Mei 2013 20:08

Pentolan Teroris Sulsel Penggerak Pencarian Dana
AFP PHOTO/WAUNTARA
Ilustrasi

Lalu siapa sebenarnya Autad Rawa tersebut? Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar menjelaskan bahwa kemampuan dan power Autad Rawa hampir sama dengan Gembong teroris Santoso.

"Hanya dia (Autad Rawa) lebih banyak berkegiatan waktu itu di Sulawesi Selatan ya. diduga dalam pelariannya dari Poso itu, banyak juga terkait aktivitas di Sulawesi Selatan. Di Sulawesi Tengah, dia kelihatannya juga punya pengaruh," ungkap Boy di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2013).

Autad Rawa saat itu lari ke Sulawesi Tengah setelah kepolisian melakukan operasi terpadu di Poso. Saat itu, Poso memanas karena kelompok teroris pimpinan Santoso yang sedang melaksanakan pelatihan di Tamanjeka melakukan penyerangan terhadap petugas polisi yang melakukan penyelidikan.

Suasana makin tegang saat kepolisian melakukan penangkapan terhadap sejumlah kelompok teroris tersebut, sampai akhirnya kelompok teroris pun melakukan balasan sehingga ada beberpa brimob yang gugur saat itu.

Melihat hal tersebut, Mabes Polri tidak tinggal diam dan mengirimkan pasukannya ke Poso untuk mengejar para pelaku sampai akhirnya banyak dari anggota teroris kabur ke luar Sulawesi Tengah.

"Dari apa yang terjadi Sulawesi Selatan, karena ada penemuan di Enrekang (bom rakitan) beberapa bulan lalu. di Pinrang, termasuk ke Bima yah. Disitulah muncul nama itu (Autad Rawa). ya memang sejak dari itu sudah menjadi pencarian kita juga,"kata Boy.

Boy pun menjelaskan bahwa Autad Rawa memiliki hubungan yang erat dengan Santoso, ia pernah melaksanakan pelatihan militer di Poso bersama pentolan teroris yang licin tersebut.

Halaman12
Editor: Anjar
Sumber: Tribunnews
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas