Pertarungan Uang

UANG bukan segalanya dalam sepak bola. Tapi tak bisa dipungkiri kekuatan uang punya pengaruh besar. Uang berlimpah yang dimiliki suatu klub

Tayang:
Editor: Halmien
Live on SCTV
Minggu (26/5) Pukul 02.45 Wita

UANG
bukan segalanya dalam sepak bola. Tapi tak bisa dipungkiri kekuatan uang punya pengaruh besar. Uang berlimpah yang dimiliki suatu klub bisa membuat sebuah tim menjadi kuat dengan pembelian para pemain bintang dan pelatih hebat berharga mahal.

Perbedaan kekuatan uang ini terlihat dari dua dua finalis Liga Champions musim ini, Borussia Dortmund dan Bayern Muenchen, yang akan bentrok di Stadion Wembley, London, Minggu (26/5) dinihari. Hasilnya sangat jomplang!

Berdasar data yang dirilis www.transfermarkt.com, Jumat (24/5), market value atau besaran harga skuad inti dan cadangan Dortmund hanya separuh dari nilai keseluruhan skuad inti dan cadangan yang dimiliki Muenchen.

Nilai total 18 pemain Dortmund yang tampil di final hanya berkisar Rp 2,5 triliun. Bandingkan dengan Muenchen yang nilai total pemainnya mencapai Rp 4,9 triliun.

Perbedan ini tentunya tak lepas dari pemain. Dortmund hanya mengandalkan beberapa pemain kelas kedua, sedang Muenchen didominasi pemain bintang. Pemain dengan harga tertinggi Dortmund adalah Mario Goetze dengan 42 juta Euro. Namun Goetze tidak bisa tampil di final karena cedera hamstring.

Dengan demikian pemain yang bernilai mahal hanya Marco Reus yang nilainya  Rp 380 miliar. Bahkan penyerang andalan mereka Robert Lewandowski harga lebih murah, sekitar Rp 354 miliar.

Bandingkan dengan Muenchen. Mereka memiliki pemain berharga mahal. Franck Ribery misalnya. Pemain asal Perancis ini mencapai angka Rp 570 miliar.  Ini belum lagi ditambah dengan beberapa pemain mahal lainnya seperti Thomas Mueller, Mario Gomez, Arjen Robben, dan nama-nama beken lainnya yang mungkin harga satu pemain Muenchen bisa untuk membeli dua bahkan tiga pemain Dortmund.

Jauhnya perbedaan harga pemain kedua klub tak lepas dari kebijakan kedua klub. Dortmund telah lama menerapkan tradisi mengorbit pemain binaan menjadi pemain bintang. Kebalikannya Muenchen lebih hobi membeli pemain bintang. Karena itulah mereka dijuluki FC Hollywood.

Tentang kebijakan ini Pelatih Dortmund Juergen Klopp pernah menyindir Muenchen dengan menyatakan rivalnya itu berperilaku seperti orang Cina yang suka membuat barang-barang tiruan. “Muenchen tak ubahnya seperti gaya orang Cina. Mereka meng-copy paste beberapa barang asli,” ujar Klopp.

Untuk membalas ungkapan Klopp, Presiden Muenchen Uli Hoeness juga menyindir Dortmund. “Jika Anda pergi ke Cina bertanya tentang klub Jerman, maka mereka akan menjawab hanya ada Bayern Muenchen di sana,” kata dia.

Pembahasan kondisi finansial kedua tim memang menarik, namun di atas lapangan hanya performa tim yang dapat menentukan hasil akhir pertandingan. Sayang, Dortmund harus kehilangan Goetze yang selama ini menjadi roh permainan. Absennya sang gelandang pastinya akan menyulitkan Dortmund untuk mengimbangi lini tengah Muenchen.

Gelandang Muenchen, Bastian Schweinsteiger, menyebut kekuatan Die Borussen berkurang tanpa bintang mudanya itu.

“Saat pemain seperti Goetze tak berada di lapangan, mungkin tim akan sedikit melemah,” ungkapnya.

Namun kiper Dortmund, Roman Weidenfeller, mengaku tak khawatir. Pada final DFB Pokal tahun lalu, Dortmund menang telak 5-2 atas Muenchen meski tanpa Goetze. Klopp menyiapkan Reus sebagai pengganti posisi Goetze, sebagai second striker di belakang Lewandowski. Sementara posisi Reus di kiri ditempati Kevin Grosskreutz. Ketiga pemain ini akan membentuk attacking trio.

Sementara di kubu Muenchen masih muncul pertanyaan siapa yang akan mendampingi Dante di bek tengah kareba cedera yang dialami Holger Badstubber. Nama terakhir telah absen sejak Desember lalu, juga karena cedera. Kemungkinan Jerome Boateng  menjadi pilihan utama.

Legenda hidup sepak bola Jerman, Udo Lattek, memprediksi laga final akan ditentukan lewat adu penalti. Dan Muenchen tampil sebagai pemenang. (tribunnews/cen)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved