A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Diperkirakan Juli 2013 Dimulai Penjualan Mobil LCGC Toyota Agya - Banjarmasin Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Banjarmasin Post

Diperkirakan Juli 2013 Dimulai Penjualan Mobil LCGC Toyota Agya

Selasa, 28 Mei 2013 09:48 WITA
Diperkirakan Juli 2013 Dimulai Penjualan Mobil LCGC Toyota Agya
KompasOtomotif
Wajib diproduksi dengan standar konsumsi bensin non subsidi.
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - PT Toyota Astra Motor (TAM) sudah siap menjual mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) Agya yang diperkenalkan pada September tahun lalu. Sampai kini, Toyota mengaku sudah mengantongi pesanan sampai 10.000 unit.

Kepastian pemasaran ini diketahui setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani Peratuan Pemerintah (PP) Program Kendaraan Emisi Rendah (LECP), mencakup regulasi LCGC.

Johnny Darmawan, Presiden Direktur TAM, mengatakan, kini tinggal menunggu peraturan turunan, termasuk petunjuk teknis dan pelaksana dari kementerian terkait.

"Nanti akan ada peraturan Menteri Prindustrian, kira-kira dua bulan lagi-lah. Juli sudah bisa dipasarkan," ujar Johnny kepada KompasOtomotif, semalam (27/5/2013).

Untuk harga, Menteri Perindustrian MS Hidayat sebelumnya menjelaskan bahwa itu tidak disebutkan pada PP LECP, tetapi ditetapkan pada peraturan turunan, dari Menteri.

"Tidak pernah ada soal harga. Peraturan menteri, jangan bicara detail. Saya yakin peraturan itu bisa terbit pada semester pertama ini," ungkap Hidayat, belum lama ini.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Keuangan (saat masih dipimpin Agus Martowardojo) sempat menuntut agar banderol LCGC maksimum Rp 95 juta. Namun, rencana ini belum tidak ada kepastian dan belum ditetapkan oleh pemerintah. Penetapan harga nantinya menjadi tangung jawab Kementerian Perindustrian.
Editor: Halmien
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas