Mendadak Hilang
PADA era 2000-an, Bandung, khususnya Pemko pernah juga digegerkan oleh kabar adanya sekte seks bebas.
Sektretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar Rafani Achyar mengakui adanya keberadaan sekte itu pada 2000-2005. MUI pun sudah melakukan penelusuran. “Saat kami telusuri, kelompok itu mendadak menghilang,” ucap dia.
Karena itu, lanjut Rafani, MUI belum bisa memastikan ada tidaknya sekte tersebut. “Belum ada bukti konkret untuk memvonis apakah aliran tersebut ada atau tidak. Sesat atau tidak. Belum ada bukti sampai sekarang. Kami juga perlu pengkajian lagi. Kalau aliran berbasis agama dan dipastikan menyimpang itu seperti Surga Eden, Islam Hanif, dan Amanat Keagungan Ilahi,” ujarnya.
Rafani yang juga menjabat sebagai Wakil Sekum Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jabar berharap, masyarakat tidak khawatir terhadap isu yang kini berembus. “Masyarakat jangan melakukan sebuah tindakan yang bisa berakibat melanggar hukum.
Jangan ada tindakan fisik dalam menanggapinya karena belum dipastikan kebenarannya. Lebih baik, jika memiliki informasi tentang kelompok beraliran sesat, segera laporkan ke MUI, Polisi, atau Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem),” ujarnya. (snd/dtn/tj)