Senin, 24 November 2014
Banjarmasin Post

Sering Tertidur di Kelas

Selasa, 4 Juni 2013 09:17 WITA

Sering Tertidur di Kelas
TRIBUN JAKARTA/JEPRIMA
Fatin Shidqia Lubis
BANJARMASINPOST.CO.ID - FATIN Shidqia Lubis (16) boleh sukses dalam bidang olah vokal dan menjadi juara X-Factor Indonesia 2013. Namun dalam urusan belajar di sekolah, siswi kelas XI IPS 5 SMA 97, Jagakarsa, Jakarta Selatan, ini rupanya punya masalah.

Hal tersebut dituturkan salah seorang sahabat kental Fatin, Nabila Safira (16). “Dia tidur, makan. Fatin itu tukang tidur, tapi dia tidak akan membiarkan temannya kelaparan,” kata Nabila, Senin (3/6).

Puput Dwi (17), juga sahabat karib Fatin mengatakan, jika siswi berjilbab itu tertidur, yang sering dilakukan teman-temannya adalah menjahili Fatin supaya bangun. Salah satunya dengan cara mengelitiki.

Rahma (16), sahabat Fatin lainnya menambahkan, suatu kali ia kena marah Fatin karena menarik-narik jilbab Fatin agar gadis itu terbangun dari tidurnya. Untungnya Fatin segera memaafkannya.

Darwan, wali kelas Fathin di kelas XII IPS 5 SMA 97, membenarkan pernyataan sahabat-sahabat Fatin kalau anak didiknya itu suka tidur di kelas.

“Dia tidak sering tidur di kelas di tengah pelajaran. Tapi ya pernah lah, kalau tidak sering kan berarti pernah,” ujar Darwan sembari bercanda.

Usai menjuarai X-Factor Indonesia 2013, Fatin telah kembali ke sekolah. Dia telah empat bulan absen karena sibuk mengikuti acara pencarian orang berbakat di bidang tarik suara tersebut.

Fatin pun mengaku senang sekali dapat berkumpul kembali dengan sahabat-sahabatnya.

Fatin langsung berkumpul dengan sahabat kentalnya, yakni Nabila, Puput, Puspaningrum (16), Rosefita (16), dan Rahma (16).

Kata Fatin ia dan sahabat-sahabatnya itu bisa dekat karena sempat satu kelas waktu kelas XI. Hari pertamanya kembali ke sekolah, Fatin langsung menghadapi ujian kenaikan kelas. Ujian pertama mata pelajaran Pendidikan Agama, disusul Bahasa Indonesia. Walau pun ujian tersebut tidak begitu mudah, ia bisa menjawab semua soal.

Kok bisa? Ternyata, selama sekitar empat bulan absen, pihak sekolah membagikan materi pelajaran dan ujian-ujian kepada Fatin agar pendidikannya tidak terhambat. Biasanya orangtua Fatin yang datang menjemput materi maupun soal ujian ke sekolah, atau sahabat-sahabatnya yang mengantarkan ke rumah.

Fatin mengatakan, hampir tidak ada yang berubah perlakuan teman-teman maupun guru terhadap dirinya yang kini sudah terkenal. Ia masih diperlakukan seperti Fatin yang sudah dua tahun bersekolah di SMA itu.

“Rata-rata biasa aja. Karena mereka sudah kenal aku dari lama, tidak ada yang aneh-aneh,” ujar Fatin.

Saat sejumlah fotografer dan kameramen media massa mengabadikan keakraban Fatin dan sahabat-sahabatnya di sekolah itu, Wakil Kepala Bidang Humas SMA 97, Gazali, menyempatkan diri untuk berfoto bersama perempuan berkerudung itu. Gazali menganggap Fatin sudah seperti selebritas.

Fatin mengaku saat ini masih sulit menyesuaikan jadwal manggung dan jadwal sekolah. untuk itu, ia melibatkan sang ayah, Bahari Lubis, untuk mengurusi jadwal-jadwalnya saat ini. (tribunnews/rekso)

Editor: Anjar

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas