A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Trauma Rezim Orde Baru - Banjarmasin Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Banjarmasin Post

Trauma Rezim Orde Baru

Rabu, 5 Juni 2013 01:22 WITA
Oleh: Maslan
Guru SMPN 3 Panyipatan, Tala

Pemerintahan di era  Reformasi yang identik dengan sesuatu yang baru memiliki visi, misi, dan strategi yang berbeda dalam mewujudkan nilai-nilai Pancasila.

Penataran P4 yang terkesan mengindokrinasi ajaran/nilai Pancasila kurang pas dan cocok dengan jiwa dan reformasi yang lebih cenderung pada semangat ‘kebebasan’ dan trauma masa lalu.

Rakyat di era Reformasi yang  bukanlah rakyat ‘bersih’ dari pengaruh dan dampak dari penataran P4 semasa Orba. Ketika reformasi bergulir dan bergerak menggulingkan rezim pemerintahan Orba, tidak secara otomatis jiwa rakyat yang sudah tertanam nilai-nilai Pancasila melalui mengikuti penataran P4 juga terkikis.

Jiwa dan nilai Pancasila sebagai hasil mengikuti penataran P4 pada masa orde baru tentunya masih ada dalam diri rakyat Indonesia.

Penataran P4 bukanlah sesuatu yang bertentangan namun yang menjadi persoalan adalah masalah  perwujudan atau pengamalannya oleh penguasa dan pemerintahan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila itu sendiri.

Penataran P4 pada era Reformasi masih perlu, tetapi dalam bentuk dan format berbeda  dengan masa Orba. Hal ini penting dilakukan karena nilai-nilai Pancasila sudah mulai luntur dan sudah  waktunya kembali  diberikan dan ditanamkan kepada generasi muda.

Dengan demikian, tidak ada lagi pelecehan terhadap lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagaimana terjadi baru-baru tadi .

Trauma penataran P4 jangan menjadi penghalang untuk selalu memberikan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi penerus bangsa dengan mengikuti perkembangan dan dinamika masyarakat di era Reformasi ini. (*)
Editor: Sudi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
172112 articles 13 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas