Persiram Vs Barito
Laskar Fearless!
SUKSES menaklukkan Persidafon 2-1, Selasa lalu, Barito Putera berambisi mencuri poin dari Persiram Raja Ampat,
BANJARMASINPOST.CO.ID - SUKSES menaklukkan Persidafon 2-1, Selasa lalu, Barito Putera berambisi mencuri poin dari Persiram Raja Ampat, dalam lanjutan laga Indonesia Super League (ISL) 2012-2013, Sabtu (15/6) sore ini di Stadion Wombik, Sorong, Papua.
Hal itu disampaikan oleh Asisten Manajer Barito Putera, Sisilia Febriani di Sorong, Jumat (14/6).
"Kami inginkan poin dalam pertandingan away ke Papua. Di kandang Persidafon kami telah berhasil penuhi target. Kami berharap hal yang sama saat melawan Persiram," ujar Sisilia seperti dikutip dari bola.net, kemarin.
Menurut Sisil, pelatih Salahudin pasti telah menyiapkan strategi yang terbaik menghadapi anak asuh Gomes de Oliviera tersebut.
Disinggung pemain yang cedera atau terkena akumulasi kartu, Sisil menyebut cuma satu pemain gelandang, Amirul Mukminin. "Selain Amir, semua pemain siap tanding," katanya.
Tekad dan keyakinan Laskar Antasari tersebut akan bentrok melawan dua hal. Pertama optimisme Dewa Laut yang mampu menahan imbang 2-2 Barito di Stadion Demang Lehman. Bahkan kala itu tim tamu nyaris membawa pulang tiga angka andai Dedy Hartono tidak menyamakan kedudukan pada menit ke-80. Di kandang lawan saja sukses menahan seri, apalagi di markas sendiri.
Faktor kedua, Persiram berhasil menundukkan tim asal Kalimantan lainnya, Persiba Balikpapan 1-0, Selasa lalu. Setidaknya eforia kemenangan itu masih membekas di benak Koko Lomell dan kawan-kawan. Itu menjadi modal mereka mengganjal Barito.
Di luar itu, ada dua hal lain yang juga patut diwaspadai Mekan Nazirov Cs. Pertama kemampuan akting atau lakon pura-pura yang ditunjukkan sejumlah pemain Persiram.
Kejadian itu pernah dialami Persisam Samarinda saat menjamu Persiram, akhir Mei lalu. “Mereka melakukan trik seperti itu untuk mengulur waktu " ujar Sartono Anwar, pelatih Persisam seperti dikutip dari Republika.
Disebutkan, dalam 20 menit terakhir laga yang akhirnya dimenangi Persisam 2-1 itu, tercatat ada enam pemain Persiram mengerang kesakitan di tengah lapangan ketika terjadi benturan dengan pemain tuan rumah. Meski, itu bukan merupakan benturan keras.
Terakhir, faktor yang patut diantisipasi Barito adalah ‘tekanan’ kepada wasit dan asistennya. Pasalnya kubu Persiram bisa bertindak di luar kendali bila mereka merasa pengadil merugikan mereka.
Satu insiden terjadi pada Rabu (5/6) lalu dalam pertandingan Persiram U-21 melawan Persipura U-21. Seusai pertandingan 2x45 menit, wasit Choirul Saleh dari Pasuruan Jawa Timur dikejar dan hampir dihakimi oleh pemain Persiram Raja Ampat.
Beruntung, kesigapan aparat yang cepat, dapat melerai aksi tidak terpuji itu. Persoalannya Choirul Saleh dinilai memihak tuan rumah Persipura yang akhirnya menang 2-1.
Namun begitu, berani datang ke Papua sudah menunjukkan jiwa laki Tim Seribu Sungai. Artinya anak-anak Barito tidak mengenal takut alias fearless!
Saat ini Barito berada di peringkat keenam dengan koleksi poin 40 dari 23 kali melakoni pertandingan. Sementara Persiram berada di peringkat ke delapan dengan 31 poin dari 24 kali menjalani pertandingan. (dns/net)
Perkiraan Pemain
Persiram
(4-4-2) : Jendry Pitoy
(k), Frans Sauyai, Pattrickk Seme, Kubay Quaiyan, Ronny Beroparay (b),
Lee Soung Yong, Steven Imbiri, Imanuel Padwa, Stevie Bonsapia (t), Fahad
Khaled, Koko Lomell (d)
Pelatih : Gomes de Oliviera
Barito
(4-3-3) : Aditya Harlan (k), Fahtul Rahman, Henry Njobi, Daewon Ha,
Supriyadi (b), Rizky Ripora, Mekan Nasirov, Dedy Hartono (t), Okto
Maniani, Coulibaly Djibril, Makan Konate (d)
Pelatih : Salahudin