Manfaatkan Keterpurukan Persiwa
Para pemain dan pelatih Barito Putera mulai melupakan kekalahan 3 - 1 dari Persiram Raja Ampat, Sabtu (15/6). Minggu (16/6) mereka
Skuad asuhan Salahudin pun kini menatap laga berikutnya, melawan Persiwa Wamena, Jumat (21/6) di Stadion Demang Lehman, Martapura.
Pada pertemuan pe- rdana kedua tim, 27 Fabruari 2013 lalu, Barito yang melawat ke Stadion Pendidi- kan, Wamena, harus takluk 1-0 oleh gol Camara Sekou.
Pada pertemuan kedua nanti di lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 tersebut, Barito punya kans besar untuk membalas kekalahan tersebut.
Penyebabnya, kondisi tim berjuluk Badai Pegunungan itu sedang tidak kondusif. Masalah finansial membuat para pemainnya kurang motivasi dalam berlaga.
Bahkan, para pemain asingnya, kini memilih hengkang dari tim yang kini diasuh Yanuar Hermansyah tersebut. Salah satunya, pembobol gawang Barito, Camara Sekou juga memilih hengkang ke Pelita Bandung Raya pertengahan musim lalu.
Selain Camara, pemain pilar Persiwa lainnya, yakni Yesaya Desnam, Isak Konon, M Yasir dan Roni Firmansyah juga hengkang. Parahnya, dua pemain asingnya yang sempat bertahan, Vali Khorsandipish (Iran) dan Kim Yong-Han (Korsel) memilih pulang ke negara masing-masing, karena merasa tidak ada kejelasan dari manajemen terkait gaji yang belum dibayar.
Hal yang sama juga dilakukan pemain asing lainnya, Guy Junior Ondoua (Kamerun) dan Onorionde Kughegbe John (Nigeria). Praktis, saat ini, Badai Pegunungan hanya mengandalkan pemain sisa dan kader Persiwa U-21 yang belum memiliki pengalaman dan jam terbang yang baik di kompetisi ISL.
Akibatnya, Persiwa tak mampu berbuat banyak di putaran kedua ISL 2012/2013. Bahkan, delapan laga di putaran kedua, tak sekalipun Badai Pegunungan menang.
Hasil terbaik di putaran kedua ini, ketika Jaelane Arey dan kawan-kawan menjamu Pelita Bandung Raya, 27 Mei 2013 lalu. Mereka mampu bermain imbang.
Sisanya, laga berakhir dengan kekalahan. Bahkan, mereka sempat merasakan diberondong lima gol tanpa balas ketika bertamu ke markas Arema Indonesia, Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, 18 Mei 2013.
Barito sendiri yang bakal menjamu Persiwa bertekad tak memberi ampun. Selain untuk membalas kekalahan di pertemuan pertama, juga ingin melampiaskan kekalahan saat bertamu ke markas Persiram Raja Ampat kemarin.
Walau demikian, Pelatih Barito, Salahudin tidak mau menganggap remeh Badai Pegunungan. “Mereka bisa saja punya motivasi untukbangkit. Tapi, kita pastinya menarget meraih kemenangan di kandang nanti,” ujar pelatih gundul itu. (ire)