Sabtu, 23 Mei 2015

Rudy Tak Yakin Kalsel Terkorup

Selasa, 25 Juni 2013 07:15

Rudy Tak Yakin Kalsel Terkorup
blogainkeuy.blogspot.com
bebas korupsi

BANJARMASIN, BPOST - Rilis daerah terkorupsi pengelolaan belanja modal untuk fasilitas umum oleh Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) mengejutkan banyak kalangan di Kalsel. Pasalnya, pada rilis itu disebutkan Kalsel berada di posisi ketiga provinsi terkorup di bawah Papua Barat dan Kaltim.

Gubernur Kalsel, H Rudy Ariffin mengatakan, jika rilis itu berdasar hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), hendaknya ada pemahaman yang lebih baik dalam mengartikannya.

Pasalnya, jika menemukan dugaan penyimpangan, BPK tentu akan memberi catatan dan merekomendasikan dilakukan perbaikan. Dan, Pemprov Kalsel pasti menindaklanjuti catatan tersebut.

“Mungkin saat pemeriksaan BPK itu ada denda proyek yang tidak tepat waktu penyelesaiannya atau kurang kwitansi maka dianggap belum tertib administrasi. Dalam LHP (laporan hasil pemeriksaan) pun dianggap berpotensi menimbulkan kerugian negara, tetapi semua itu hanya dalam catatan, belum berupa tindak lanjut,” kata Rudy di Banjarmasin, Senin (24/6).

Dia mencontohkan, molornya proyek pembangunan gedung Kelas III RSUD Ulin Banjarmasin. Namun, dendanya sudah diselesaikan dan ada batas waktu 60 hari untuk menyelesaikan administrasinya.

“Jadi tidak sertamerta menjadi penyimpangan. Perlu ada pemahaman yang lebih baik ketika ada catatan dari BPK,” kata dia.

Seperti diwartakan BPost, edisi kemarin, Fitra merilis provinsi, kota dan kabupaten terkorup dalam pengelolaan anggaran belanja modal untuk fasilitas umum.

Halaman1234
Editor: Halmien
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas