Herman Ngantuk Meninggal Dunia

Aktor lawas Herman Ngantuk dikabarkan meninggal dunia, Sabtu (13/7/2013) pagi.

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA -  Aktor lawas Herman Ngantuk dikabarkan meninggal dunia, Sabtu (13/7/2013) pagi.

Kabar ini dituliskan Jodhi Yudono, wartawan Kompas.com di akun Facebooknya. Jodhi mendapatkan berita duka dari aktor dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar.

"Berita duka dari Willy Siung dan Deddy Mizwar: aktor film dan sinetron yang juga alumni Teater IKJ Herman Ngantuk meninggal dunia hari ini, Sabtu 13 Juli 2013 pukul 06.00 wib di kediamannya, Ciapus, Jakarta Timur," demikian tulis Jodi.

Herman Ngantuk sudah lama tak terlihat wajahnya di dunia sineas Indonesia. Dia tak lagi muncul di film maupun sinteron. Februari 2013 lalu, seperti dikutip tnol.co.id, pria bernama asli Soeherman ini terbaring lemah di RS Sari Asih, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten karena terserang stroke.

Aktor yang telah membintangi puluhan film layar lebar dan sinetron ini menempati Ruang Kelas III, bersama enam pasien lainnya yang juga terbaring sakit.

Herman juga pernah mengungkapkan kepada media meskipun dia tidak mempunyai penyakit darah tinggi, kolesterol dan diabetes tapi dari hasil CT Scan ada penyumbatan darah ke otak di sebelah kiri.

Nama Herman Ngantuk terkenal  di era 1980-an. Wajahnya sering tampil dilayar televisi dalam berbagai sinetron. Pria kelahir Tasikmalaya, Jawa Barat, 5 Februari 1951 ini berlatar belakang pendidikan jurusan Teater LPKJ/IKJ.

Pria yang matanya terlihat seperti orang mengantuk ini telah bermain dalam berbagai film layar lebar dan serial sinetron. Debut pertamanya dalam duniai sinetron adalah serial Kisah Serumpun Bambu (1979). Dalam serial sinetron Warisan (1994), ia merangkap menjadi asisten sutradara, sedangkan dalam serial sinetron Misteri Pewaris (1994) ia menjadi sutradara. Namun, sebelum terjun ke dunia sinetron, terlebih dahulu ia muncul di layar lebar dan bermain dalam film Sembilan (1967), di mana ia bemain sebagai pemain pembantu.
 

Editor: Syamsudin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved