• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Banjarmasin Post

Teroris Berbahaya

Sabtu, 13 Juli 2013 07:19 WITA
Teroris Berbahaya
Kompas

BANJARMASINPOST.CO.ID - SALAH satu napi kasus terorisme yang kabur adalah Fadli Sadama. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut dia sebagai teroris berbahaya sehingga upaya penangkapan harus diintensifkan. Densus 88 Antiteror pun dikerahkan. “Dia harus dicari,” tegas Kepala BNPT Ansyaad Mbai di Jakarta, Jumat (12/7).

Fadli terlibat dalam kasus perampokan Bank CIMB Niaga, Medan dan penyerangan Mapolsek Hamparan Perak, Deli Serdang yang menyebabkan tiga polisi tewas.

Pria yang memiliki jaringan ke Alqaeda itu dijatuhi hukuman 11 tahun penjara pada 18 Agustus 2010.

“Semua teroris berbahaya, tapi ada satu yang lebih (bahaya) namanya Fadli Sadama,” ujar Ansyaad.

Dalam aksinya, Fadli yang memiliki nama lain Sadama bin Mahmudin, Acin Zaid dan  Buyung alias Ade dikenal menggunakan metode narcoterrorism. Menggabungkan penjualan narkoba dan kegiatan teroris. Fadli menggunakan uang penjualan narkoba untuk kegiatan teror dan perampokan di Medan. Uang hasil perampokan itu dipakai untuk membeli senjata.

Selain Alqaeda, Fadli juga diduga memiliki hubungan erat dengan kelompok separatis di Thailand Selatan dan Malaysia.

Di Malaysia, dia bekerja sama untuk pengadaan senjata yang akan dibawa ke Indonesia. Di Thailand, Fadli bekerja sama dengan Patani United Liberatation Organization (PULO) dan mempunyai kontak dengan kelompok teroris di Thailand Selatan. (tribunnews/rik)

Editor: Halmien
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
195382 articles 13 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas