Jika Pemilihan Presiden Hari Ini Prabowo Jadi Pemenang

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto didapuk paling layak sebagai

Jika Pemilihan Presiden Hari Ini Prabowo Jadi Pemenang
net
Prabowo Subianto

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA -  Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto didapuk paling layak sebagai Presiden Indonesia jika pemilihan presiden dilakukan hari ini. Demikian hasil survei Focus Survei Indonesia yang dirilis di Tjikini Cafe, Jakarta Pusat, Jumat (2/8/2013) sore.

"Prabowo layak sebagai presiden karena memiliki keterpilihan tertinggi di angka 27,4 persen. Ini tergambar dari keinginan masyarakat yang ingin pemimpin tidak peragu, tegas, pemberani dan tidak mengeluh," ujar Direktur FSI, Nelly Rosa Juliana.

Menurut Nelly, penilaian masyarakat itu didasarkan dari keberhasilan Prabowo membawa Partai Gerindra sebagai partai yang konsisten memperjuangkan rakyat dan bersih dari perilaku koruptif.

Disusul setelahnya nama Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di angka 12,7 persen. Megawati dipilih masyarakat yang juga simpatisan partai berlambang banteng gemuk. Angka keterpilihan antara Prabowo dan calon presiden lainnya cukup jauh sekali.

Sedangkan Jokowi yang di sejumlah survei paling memungkinkan dipilih karena elektabilitasnya teratas, dalam survei FSI, hanya mendapat angka responden 11,3 persen. Alasannya, masyarakat ingin Jokowi membuktikan kinerjanya dalam memimpin Jakarta sampai lima tahun ke depan.

Capres lainnya adalah Wiranto di angka 8,4 persen karena dianggap sosok berani. Sedang Hatta Rajasa mendapat angka 5,8 persen karena dianggap gagal sebagai Menko Perekonomian, mensejahterakan rakyat.

"Sedangkan Aburizal Bakrie, meski gencar beriklan dan diliput media massa miliknya, hanya mencapat tingkat keterpilihan di angka 4,9 persen. Ini tidak lain faktor masih terjebaknya dalam kasus Lumpur Lapindo, Sidoarjo," terang Nelly.

Di antara capres tua, ada capres muda yang keterpilihannya menonjol yakni Ketua BNP2TKI, Jumhur Hidayat dengan angka 6,3 persen. Ia melampaui nama Gita Wirjawan, Hatta Rajasa, Jusuf Kalla, Aburizal Bakrie. Dan Jumhur bisa menjadi penarik suara bagi parpol jika jauh sebelum pemilu jadi salah satu kandidat capres atau cawapres.

Editor: Syamsudin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved