Selasa, 27 Januari 2015

Tiga Warga Ikuti Jejak Mbah Marijan

Minggu, 11 Agustus 2013 08:53 WITA

Tiga Warga Ikuti Jejak Mbah Marijan
AFP PHOTO
GUNUNG berapi Rokatenda meletus. Sedikitnya enam orang tewas tersapu awan panas saat letusan gunung berapi Rokatenda di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MAUMERE - Letusan keras disertai semburan lahar panas gunung berapi Rokatenda di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (10/8) pagi menewaskan sedikitnya enam orang warga. Tiga ribu lebih warga yang berada di Pulau Palu berlarian mengungsi ke daerah aman.

Tiga korban tewas adalah orangtua yang menolak dievakuasi dari zona merah. Ketiganya   diibaratkan seperti Mbah Marijan sebagai penjaga Gunung Merapi.  “Mereka bertiga tidak mau keluar dari Gunung Rokatenda, meskipun sudah diberitahu pemerintah setempat,” ungkap Tini Tadeus, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) NTT.

Kepercayaan mereka di sana, lanjut Tadeus, kalau semua warga keluar dari zona merah maka, lahar akan merusak pemukiman mereka. “Itu sebabnya, ketiganya bertahan di sana bersama dua orang cucu mereka,” ucapnya..

Pihaknya telah meminta warga jangan mendekati gunung berapi yang hingga malam tadi masih  mengeluarkan lahar panas. Pos Pemantau Gunung Rokatenda menginformasikan, letusan gunung berapi pada Sabtu dinihari merupakan yang terdahyat dibanding letusan-letusan sebelumnya.

“Letusan yang terjadi pada pukul 04.27 Wita itu berkekuatan 10-40 amplitudo dengan lama letusan 420 detik. Letusan itu mengakibatkan awan panas dan mengeluarkan lahar panas,” jelas Tini Tadeus.

Disebutkan dia, letusan kali ini lebih dasyat dari letusan pada 2 Februari 2013 lalu, di mana saat itu Gunung Rokatenda sempat mengeluarkan letusan dan membuat jalur menuju dua desa terputus. Sekitar 2.000 warga di Desa Lidi dan Desa Nitunglea pun terisolasi.

Selain menyeburkan awan panas, Gunung Rokatenda memuntahkan lahar panas yang mengalir dari Woje Wubi sampai ke Pantai Punge di Desa Rokirole. Serbuan lahar panas gunug berapi Rokatenda telah menyebabkan enam orang meninggal dunia.

Halaman1234
Editor: Syamsudin
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas