Rudy Minta Dukungan Warga Banjar

Sari Senang Pak Gub Datang

Datangnya Gubernur Kalsel H Rudy Arifin pada halalbihalal warga Banjar

Sari Senang Pak Gub Datang
TRIBUNJOGJA/OSE
HALALBIHALAL - Suasana halalbihalal warga Banjar di Yogyakarta, di Balai Pamungkas, Kotabaru, Sabtu (31/8). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, YOGYAKARTA - Datangnya Gubernur Kalsel H Rudy Arifin pada halalbihalal warga Banjar di Yogyakarta di Balai Pamungkas Kotabaru, Yogyakarta, Sabtu (31/8), memberi kesan tersendiri.

Setidaknya hal itu diakui tiga mahasiswi dari Banua yang sedang dan telah mengenyam pendidikan tinggi di kota pendidikan tersebut. Yakni, Sari Lestari yang kuliah di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), mahasiswi STIE Yogyakarta Dina Fitriana dan alumnus UIN Sunan Kalijaga, Veta.

Mereka mengaku sangat senang bahkan tersanjung karena orang nomor satu di Kalsel itu menyempatkan diri bersilaturahmi dengan warganya yang tinggal di Yogyakarta.

“Kami sebagai warga di perantauan merasa diperhatikan. Ada nuansa antusiasme ketika bergabung dalam acara ini,” ujar Sari yang diamini, Veta dan Dina. Ya, bagi ketiganya dan ratusan peserta halalbihalal, kedatangan tokoh dari Kalsel adalah semacam ‘obat’ kerinduan terhadap kampung halaman.

Apalagi pada acara itu, tak hanya Rudy yang datang. Selain sejumlah pejabat di lingkungan pemprov dan kabupaten/kota juga ada Wakil Menkum HAM Denny Indrayana. Denny juga merupakan warga asli Kalsel yang lama menempuh pendidikan di Yogyakarta.

Yang lebih menggembirakan mereka adalah ketiadaan sekat antara pejabat dan warga. Semua bisa saling menyapa dan bercakap-cakap penuh keakraban. Berkat keterbukaan itu pula, Sari, Veta dan Dina bisa lebih santai menarikan Tari Japin Galuh Banjar.

“Kami dari sanggar Kayuh Baimbai. Kami berlatih rutin memang untuk mengisi momen seperti ini sebagai bentuk pelestarian budaya kami. Meski jauh dari Kalsel, kami tidak boleh melupakan budaya asal,” ujar Veta.

Saat memberi sambutan, Rudy mengatakan banyak warga Kalsel yang berada di perantauan. Sebagai ‘bapak’ dia selalu ingin menengok atau bertemu mereka. “Tahun depan kami berharap bisa datang lagi,” kata dia.

Seperti saat mengikuti acara seruap di Jakarta, pekan lalu, Rudy juga menyampaikan secara sekilas kondisi terkini Kalsel, terutama tingkat kemiskinan yang hanya di bawah lima persen. Dia berharap, warga Kalsel di perantauan terus memberi dukungan untuk meningkatkan kemajuan dan pembangunan daerah asalnya.

Kegembiraan juga diperlihatkan Wakil Ketua Karukunan Kulawarga Banjar-Yogya (Kakabayo), Tatik Burhan. Dia mengatakan melalui halalbihalal, persaudaraan antar warga Banua bisa terus terjalin. “Acara ini menjadi ajang silaturahmi bagi kami dengan pemerintah daerah,” ujarnya.

Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help