Wakil Rakyat Tidak Kritis Berarti Tak Paham Pelayanan Publik

Anggota dewan, baik yang duduk di Kota Banjarmasin maupun Provinsi Kalsel dinilai kurang mengkritisi layanan publik di daerah ini

Wakil Rakyat Tidak Kritis Berarti Tak Paham Pelayanan Publik
Syaiful Akhyar
Tiga pasangan calon kepala daerah Hulu Sungai Selatan (HSS) saat mengikuti debat publik kandidat, Kamis (28/3/2013).

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Anggota dewan, baik yang duduk di Kota Banjarmasin maupun Provinsi Kalsel dinilai kurang mengkritisi layanan publik di daerah ini. Dikhawatir dengan minimnya kritikan, jangan-jangan anggota DPRD tersebut tidak paham pelayanan publik.

Keraguan terhadap anggota dewan tersebut terungkap dalam diskusi yang dipandu Ketua Ombudsman RI Perwakilan Kalsel, Noorhalis Majid serta pembicara Hasanuddin dari Calon Legislatif Demokrat, dosen Fakultas Hukum Unlam, Effendi dan anggota KPU Provinsi Kalsel, Samanhuddin.

Effendi mengatakan sebenarnya titik berat dalam otonomi daerah tersebut merupakan pelayanan publik. "Saya khawatir persepsi anggota DPRD  tidak sama apa yang dimaksud pelayanan publik. Bagaimana jasa publik, barang publik. Persepsi apa saja barang-barang publik," katanya.

"Sepanjang persepsi pelayan publik tidak pas, caleg yang berjuang dan terpilih sama nasibnya sekarang kurang mampu menjalankan  tugas  mengkritisi pelayanan publik," tandasnya.

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved