Waket Ombudsman Dipanggil Polisi Terkait Penamparan

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru melakukan pemanggilan yang ditujukan untuk Wakil Ketua Ombudsman nonaktif Azlaini

Waket Ombudsman Dipanggil Polisi Terkait Penamparan
KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Wakil Ketua Ombudsman, Azlaini Agus (kanan) menerima pengaduan dari korban dan keluarga korban penghilangan paksa yang diwakili Kontras, dan Ikohi di Kantor Ombudsman, Jakarta, Senin (18/3/2013). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru melakukan pemanggilan yang ditujukan untuk Wakil Ketua Ombudsman nonaktif Azlaini Agus. Azlaini akan diperiksa polisi pada Kamis (7/11/2013), terkait kasus dugaan penamparan terhadap staf PT Gapura Angkasa bernama Yana Novia.

"Mereka (polisi) memberitahukan bahwa salah satu komisioner Ombudsman atas nama Wakil Ketua (Azlaini Agus) diminta hadir pada Kamis, tanggal 7 (November)," ujar Ketua Ombudsman, Danang Girindrawardana saat ditemui seusai acara diskusi di Hotel Alia, Jakarta, Minggu (3/11/2013).

Danang mengatakan, pihaknya akan menghormati proses hukum yang dilakukan polisi. Sementara itu, Majelis Kehormatan Ombudsman juga tetap melakukan pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Azlaini.

"Majelis Kehormatan ini berjalan paralel dengan penegakan hukum pidananya. Jadi kita tidak ikut campur dengan masalah kewenangan kepolisian untuk memeriksa yang bersangkutan," kata Danang.

Azlaini dilaporkan Yana ke Polsek Bukit Raya atas tuduhan melakukan penamparan. Atas kasus itu, Ombudsman langsung membentuk Majelis Kehormatan untuk memeriksa dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan mantan anggota DPR itu.

Azlaini membantah melakukan penamparan di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Senin (28/10/2013) itu. Dia mengaku hanya memarahi beberapa petugas Gapura Angkasa karena kecewa dengan pelayanan ketika ingin menaiki pesawat Garuda dari Pekanbaru menuju Medan.

Menurut Azlaini, peristiwa itu terjadi ketika dia dan penumpang pesawat lainnya diminta segera naik ke pesawat. Namun saat itu ternyata penumpang diminta menunggu di luar Gate I karena bus belum tiba. Kemudian setelah menaiki bus, dia harus menunggu lagi sekitar 20 menit. Azlaini kembali menanyakan petugas mengapa harus lama menunggu. Dia tak bisa menahan amarah dan langsung membentak seorang perempuan yang belakangan diketahui bernama Yana. Menurut Azlaini, perempuan itu langsung menangis, dan kemudian pergi.

Editor: Halmien
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help