Dua Pencuri Motor Spesialis Rumahan Dibekuk Polisi

Dua pelaku pencurian sepeda motor ditangkap anggota Polsek Gubeng.

Dua Pencuri Motor Spesialis Rumahan Dibekuk Polisi
Surya/M Taufik
Dua pria ini keluar masuk penjara dalam kasus pencurian sepeda motor. Kali mereka ditangkap anggota Polsek Gubeng saat berada di daerah Nginden, Surabaya.

BANJARMASINPOST.CO.ID,SURABAYA - Dua pelaku pencurian sepeda motor ditangkap anggota Polsek Gubeng.

Keduanya sudah berulang kali mencuri motor yang terparkir di dalam rumah di beberapa daerah di Surabaya. Mereka adalah Masud (32) dan Muttamam (27), keduanya warga Sampang yang tinggal di daerah Bulak Banteng, Surabaya.

Masud sehari-hari bekerja sebagai tukang rombeng, sedangkan Muttamam jadi kuli angkut di Pelabuhan Tanjung Perak.

"Keduanya ditangkap di daerah Nginden. Mereka sudah pernah beraksi di daerah Rangkah, Pacar Keling, Setro, Lebak Jaya, dan terahir mencuri sepeda motor Mio di Jl Gading Karya. Mereka juga pernah dipenjara dalam kasus serupa," ungkap Kanit Reskrim Polsek Gubeng I Gedhe Made Wasa, Sabtu (21/12/2013).

Di Gading Karya, mereka tertangkap saat berusaha mencuri Yamaha Mio milik Wisnu Fitrianto (21), warga setempat. Dalam aksinya, mereka masuk ke rumah korban dengan merusak kunci pagar, lalu mencongkel sepeda motor menggunakan kunci T.

Apes, dalam aksinya ini mereka dipergoki korban. Keduanya lantas kabur berboncengan mengendarai motor Mio putih berplat nomor palsu W 6724 GA.

"Saat dikejar petugas, mereka sempat membuang kunci T yang digunakan beraksi itu. Untungnya, petugas tahu dan berhasil menangkapnya," sambung Made.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku sudah beraksi di beberapa lokasi lain selama November kemarin. Semua sepeda motor yang dicuri, biasa dijual ke daerah Tanah Merah, Madura.

"Setelah dapat, langsung telpon teman di sana. Kemudian, sepeda motor dibawa ke sana dan dibeli Rp 2 juta," jawab Masud di sela menjalani pemeriksaan.

Masud baru saja keluar dari penjara. Dia ditangkap Polsek Semampir pada 2012 lalu dalam kasus serupa. Dan setelah bebas usai 7 bulan meringkuk di penjara, dia kembali berulah bersama rekannya.

Demikian halnya Muttamam. Juga berstatus residivis.
"Saya hanya joki, yang menjadi eksekutornya dia," kilah Muttamam sambil menunjuk rekannya tersebut.

Editor: Ahmad Rizky Abdul Gani
Sumber: Surya Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved