Terserang Stroke Usai Penggerebekan, Polda Berikan Santunan Kepada Adul

Pihak Polda Kalsel, memberikan bantuan kesehatan kepada Adul sebesar Rp 2,5 juta. Selain memberikan uang sumbangsih tersebut,

Terserang Stroke Usai Penggerebekan, Polda Berikan Santunan Kepada Adul
net
ilustrasi

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kasus yang menimpa keluarga Zaitun dimana suaminya Adul mengalami stroke dan putranya M Ridho mengalami trauma pasca penggerebekan dilakukan polisi Polda Kalsel di rumahnya di Jalan Mesjid Jami Gang HM Yasin RT 09 No 24 Banjarmasin Utara mendapat perhatian serius Polda Kalsel, Brigjen Mahfud Arifin.

Pihak Polda Kalsel, memberikan bantuan kesehatan kepada Adul sebesar Rp 2,5 juta. Selain memberikan uang sumbangsih tersebut, pihak Polda Kalsel yang diwakili Aiptu Ahmad Suhaili selaku Kanit Ramor Polda Kalsel tersebut diterima istri Adul, Dra Zaitun.

"Uang itu untuk perobatan Adul. Sudah diterima istrinya Dra Zaitun," kata Aiptu Ahmad Suhaili.

Dikatakan Ahmad Suhaili dalam pertemuan tersebut, keluarga besar Adul juga telah memberikan surat pernyataan pihak keluarga Adul tidak melakukan tuntutan kepada pihak kepolisian.

Seperti diberitakan sebelumnya. Adul yang merupakan PNS pada Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin yang merupakan suami Zaitun tersebut strok setelag polisi Jatanran Polda Kalsel melakukan penggerebekan terhadap adik kandung Zaitun, Supiani (48) karena diduga pelaku curanmor.

Dalam penggerebekan tersebut enam polisi berpakaian preman masuk rumah Zaitun.

Dalam penggerebekan tersebut polisi mengejar putra Adul yakni M Ridho sambil memegang pistol.

Adul yang ketika itu lagi tidur kaget, dan berusaha menolong putranya yang lari dikejar polisi memegang pistol.  

Penulis: Burhani Yunus
Editor: Ratino Taufik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help