Jerujutannya Sampai Terbawa ke Mimpi

Tidak berapa jauh dari lelaki berusia 40 tahun tersebut dua temanya Maulani dan Suri

Jerujutannya Sampai Terbawa ke Mimpi
banjarmasinpost.co.id
ilustrasi

BANJARMASINPOST.CO.ID - EDI Suhardi satu persatu memasukan tantaran unjun jenis rel spining, BC (bait cast) miliknya ke dalam sebuah pipa paralon dia meter sedang panjang kurang lebih satu meter.

Tidak berapa jauh dari lelaki berusia 40 tahun tersebut dua temanya Maulani dan Suri serius ikut memasukan kawat mata pancing dan umpan palsu sebagai alat yang akan mereka untuk memancing.

Masih di dalam rumah yang terletak di Jalan warga Kilo Meter 6 Kompleks Karya Mupakat RT 26 istri Maulini, Eeng mencuruti agar suaminya Maulani tidak pergi memancing bersama dua temannya itu.

"Gonol (besar) biaya maunjunnya ketimbang mendapat ikan hasil memancingnya. Bulik kena awak bepadah sakit (pulang nanti badan bilangnya sakit). Jaka menungkar aja iwak (membeli saja ikannya di pasar dari pada maunjun (memancing) jauh-jauh ke laut," kata Eeng.

Namun saja sindiran ibu tiga anak tersebut tidak didengar oleh Maulani dan dua teman karibnya Edi dan Uni. Mereka bertiga keluar rumah lalu naik kesebuah mobil taxsi colt warna putih tujuan Kotabaru, Sabtu (21/11).

"Saya tidak hanya bertiga memancing ke laut Selat Kotabaru. Tetapi bersama teman anggota Forum Komunitas Cestinger Seluruh Indonesia (Forcasi)," kata Edi Suhardi yang ditemui sebelum berangkat.

Egon biasa Edi Suhardi disapa mengatakan, Forcasi Kalsel yang terbentuk Desember 2013 merupakan cabang dari Forcasi Pusat yang terletak di Jakarta, di Kalsel sendiri sudah beranggotakan lebih dari 300 orang yang tersebesar seluruh kabupaten kota se Kalsel.

"Sebenarnya sih ribuan penggemar memancing ini. Tetapi yang masuk menjadi anggota Forcasi baru 300 orang," kata Ketua Forcasi Kalsel, Egon.

Egon mengatakan, sejak terbentuk itu juga, dia dengan beberapa anggota Forcasi selain pernah memancing ikan dibeberapa tempat di Kalsel seperti ‎​Salt water Sungai Cuka, Jorong, Kintap, Angsana, Batulicin dan Kotabaru. Luar daerah Binuangen, Banten, Sea Mounth Reef, Lampung, Selat Bali dan Lombok.

Tags
memancing
Penulis: Burhani Yunus
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help